Home / Nasional / Kementerian PU Perkuat SDM dan Tata Kelola untuk Jawab Kompleksitas Infrastruktur

Kementerian PU Perkuat SDM dan Tata Kelola untuk Jawab Kompleksitas Infrastruktur

majalahsuaraforum.com – Kementerian Pekerjaan Umum terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola serta penguatan sumber daya manusia (SDM) di sektor jasa konstruksi guna menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur yang semakin kompleks dan berorientasi pada keberlanjutan.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur nasional sangat bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan. Ia menilai kolaborasi, integritas, serta soliditas menjadi faktor utama dalam mendorong kemajuan sektor jasa konstruksi.

Menurutnya, tanpa kerja sama yang kuat antar pihak, berbagai tantangan pembangunan yang semakin rumit akan sulit diatasi. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi yang berkesinambungan antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku industri konstruksi.

2026 Jadi Momentum Perbaikan Sistem Konstruksi Sejalan dengan arahan tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Riky Aditya Nazir menekankan bahwa tahun 2026 menjadi titik penting dalam upaya memperkuat tata kelola jasa konstruksi agar lebih adaptif terhadap perkembangan regulasi dan teknologi.

“Tanpa kolaborasi yang kuat dan profesionalisme yang konsisten, kita akan sulit menghadapi tuntutan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan. Semua pihak harus berkomitmen pada standar mutu, keselamatan, dan inovasi,” ujar Riky dalam kegiatan coffee morning Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) bersama asosiasi jasa konstruksi terakreditasi, Kamis (9/4/2026).

Fokus pada Digitalisasi dan Kompetensi Tenaga Kerja Penguatan sektor jasa konstruksi ke depan diarahkan pada sejumlah aspek strategis. Di antaranya adalah transformasi digital dalam layanan, peningkatan kualitas sertifikasi badan usaha, serta pengembangan kompetensi tenaga kerja konstruksi.

Langkah tersebut dinilai penting sebagai fondasi dalam membangun industri konstruksi yang lebih profesional, modern, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

LPJK Dorong Dialog dan Sinergi Industri Ketua LPJK Insannul Kamil menyampaikan bahwa forum diskusi yang digelar menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi antar pelaku sektor jasa konstruksi. Selain itu, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk kepastian regulasi dan peningkatan kualitas layanan.

“LPJK hadir sebagai mitra strategis masyarakat jasa konstruksi dengan membangun ruang dialog terbuka, partisipatif, dan solutif. Asosiasi badan usaha, asosiasi profesi, rantai pasok, LSBU, LSP, dan seluruh unsur ekosistem jasa konstruksi adalah aset yang harus dipelihara dan dikembangkan bersama,” kata Insanul.

Optimisme Hadapi Masa Depan Infrastruktur Nasional Melalui penguatan kolaborasi serta peningkatan kapasitas SDM dan tata kelola, Kementerian PU optimistis sektor jasa konstruksi Indonesia akan semakin siap dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan daya saing industri di masa depan.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh