majalahsuaraforum.com – Upaya memperkokoh hubungan bilateral di bidang pertahanan kembali ditunjukkan melalui pertemuan antara pimpinan militer Indonesia dan Malaysia. Panglima TNI, Agus Subiyanto, menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) dari Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM), Malek Razak bin Sulaiman, yang berlangsung di kawasan Subden Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis kedua negara dalam meningkatkan hubungan kerja sama militer yang selama ini telah terjalin dengan baik. Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI didampingi oleh sejumlah pejabat utama di lingkungan TNI, di antaranya Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI, perwakilan Asisten Operasi Panglima TNI, Komandan Kodiklat TNI, perwakilan Danjen Akademi TNI, Asisten Intelijen Panglima TNI, serta Kepala Pusat Kesehatan dan Kedokteran TNI.
Sementara itu, Panglima Angkatan Tentera Malaysia hadir bersama jajaran penting dari struktur pertahanan negaranya, termasuk Ketua Staf Operasi dan Latihan Pertahanan ATM Mayjen Dato’ Fazal bin Abdul Rahman, serta atase pertahanan dari Indonesia di Kuala Lumpur dan Malaysia di Jakarta.
Dalam sambutannya, Panglima TNI menegaskan bahwa pertemuan tersebut memiliki makna penting dalam memperkuat hubungan kedua negara, khususnya dalam bidang pertahanan. Ia menilai bahwa meskipun Indonesia dan Malaysia dipisahkan oleh batas wilayah, hubungan persahabatan dan kerja sama yang terjalin tetap kokoh dan terus berkembang.
“Kehadiran Jeneral hari ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen bersama untuk mempererat kemitraan strategis demi kedaulatan dan keamanan kedua bangsa. Pertemuan ini tidak hanya menjadi sarana pertukaran pengetahuan, tetapi juga momentum untuk memperkokoh sinergi kedua angkatan bersenjata demi stabilitas dan perdamaian di kawasan,” ujar Agus Subiyanto.
Lebih lanjut, Panglima TNI juga menyampaikan ucapan selamat atas penunjukan Jeneral Datuk Haji Malek Razak Bin Sulaiman sebagai Panglima Angkatan Tentera Malaysia ke-24 yang mulai menjabat sejak 1 Februari 2026. Ia menyebut bahwa hal tersebut merupakan kehormatan bagi TNI untuk dapat menjalin kerja sama erat dengan ATM di bawah kepemimpinan yang baru.
“Saya meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Jeneral yang sarat pengalaman dan dedikasi, ATM akan terus bertransformasi menjadi kekuatan yang tangguh dan semakin memperkokoh perannya dalam menjaga keamanan regional,” pungkas Agus Subiyanto.
Pertemuan antara kedua pimpinan militer ini menjadi salah satu bukti konkret komitmen Indonesia dan Malaysia dalam menjaga stabilitas kawasan. Dengan dilandasi semangat persahabatan, saling menghormati, serta kepentingan bersama, kedua negara terus mendorong terwujudnya kerja sama pertahanan yang harmonis dan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.
Hil.











