majalahsuaraforum.com – Timnas Amerika Serikat harus menelan kekalahan telak saat menghadapi Belgia dalam laga uji coba internasional. Bermain di Mercedes-Benz Stadium, Sabtu (28/3/2026), tuan rumah dihajar dengan skor mencolok 2-5.
Hasil ini menjadi pukulan berat bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino, mengingat Amerika Serikat merupakan salah satu tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026.
Sempat Unggul, AS Kehilangan Kendali Amerika Serikat sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik. Mereka berhasil membuka keunggulan pada menit ke-39 lewat gol Weston McKennie yang memanfaatkan skema sepak pojok.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Belgia mampu menyamakan skor menjadi 1-1 melalui tembakan jarak jauh Zeno Debast menjelang turun minum, yang sekaligus mengubah momentum pertandingan.
15 Menit Mimpi Buruk di Babak Kedua Memasuki babak kedua, Belgia tampil sangat agresif. Dalam kurun waktu sekitar 15 menit, mereka mencetak tiga gol beruntun.
Gol demi gol lahir dari:
Amadou Onana, Penalti Charles De Ketelaere, Sepakan indah Dodi Lukebakio.
Lukebakio bahkan menambah satu gol lagi di menit ke-82, memperlebar keunggulan Belgia menjadi 5-1 sebelum akhirnya AS mencetak gol hiburan lewat Patrick Agyemang.
Lini Belakang Rapuh Akibat Badai Cedera Kekalahan telak ini tak lepas dari krisis pemain yang dialami AS. Beberapa pilar penting seperti:
Sergiño Dest, Chris Richards, Miles Robinson, Tyler Adams.
harus absen karena cedera. Bahkan, Pochettino terpaksa menurunkan Tim Weah sebagai bek kanan darurat, yang kesulitan menghadapi kecepatan Jérémy Doku.
Belgia Tetap Tangguh Meski Tanpa Bintang Utama Menariknya, Belgia justru tampil dominan meski tidak diperkuat sejumlah pemain bintang seperti:
Romelu Lukaku, Leandro Trossard, Hans Vanaken, Thibaut Courtois
Kemenangan ini memperpanjang tren positif Belgia yang kini mencatatkan 10 laga tanpa kekalahan.
Ujian Berat Menanti AS Setelah hasil buruk ini, Amerika Serikat dituntut segera berbenah. Mereka akan menghadapi ujian berat berikutnya melawan Portugal dalam laga uji coba selanjutnya.
Pertandingan tersebut menjadi momen penting bagi Pochettino untuk mengevaluasi tim sebelum menentukan skuad final menuju Piala Dunia 2026.
Jay.











