majalahsuaraforum.com – Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradhila Ayu Pramesi (23), saat ini masih menjalani perawatan medis setelah menjadi korban penyerangan di lingkungan kampus. Peristiwa tersebut terjadi di area Fakultas Hukum dan Syariah UIN Suska Riau, Kota Pekanbaru, pada Kamis (26/2) sekitar pukul 08.30 WIB.
Korban diketahui telah menjalani tindakan operasi dan kini dirawat di RSUD Arifin Achmad untuk pemulihan lanjutan.
Kondisi Korban Pascaoperasi Dokter yang menangani korban, dr Nadia, menjelaskan bahwa Faradhila telah menjalani operasi pada bagian tangan dan sebagian dahi akibat luka yang dideritanya.
“Untuk keadaan Faradila saat ini dalam kondisi pemulihan kondisi dari pasca operasi,” kata dr Nadia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Pekanbaru, Sabtu (28/2).
Ia menambahkan bahwa tindakan operasi telah dilakukan sehari sebelumnya guna menangani luka serius yang dialami korban.
“Kemarin sudah menjalani operasi untuk bagian tangan dan sebagian dahi Faradila,” sebutnya.
Meski kondisi korban telah dinyatakan stabil, tim medis masih terus memantau proses pemulihan sebelum memastikan perkembangan lebih lanjut.
“Untuk saat ini kondisi pasiennya masih stabil untuk proses pemulihan. (Pemulihan) Tergantung dari kondisi Faradila tersebut. Untuk saat ini dia masih stabil. Mungkin dalam beberapa waktu, dilihat dari data spesialis yang menanganinya,” pungkasnya.
Kronologi Kejadian di Lingkungan Kampus Insiden penyerangan tersebut terjadi ketika korban berada di lantai dua Fakultas Hukum dan Syariah UIN Suska Riau. Berdasarkan informasi kepolisian, pelaku berinisial R (21), yang juga tercatat sebagai mahasiswa di kampus yang sama, diduga melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan senjata tajam.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, menjelaskan bahwa aparat kepolisian menerima laporan dari masyarakat melalui call center 110 Polresta Pekanbaru terkait dugaan tindak kekerasan di salah satu fakultas.
“Begitu menerima laporan melalui layanan 110, personel segera merespons dan mendatangi TKP. Bersama pihak keamanan kampus dan mahasiswa, pelaku berhasil diamankan,” kata Pandra dalam keterangannya, Sabtu (28/2).
Setelah diamankan di lokasi kejadian, pelaku langsung dibawa ke Polsek Bina Widya untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
“Penyidik juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dengan metode scientific crime investigation guna mengumpulkan alat bukti secara profesional,” ujarnya.
Korban Alami Luka di Kepala dan Lengan Akibat penyerangan tersebut, Faradhila mengalami luka di bagian kepala dan lengan. Informasi awal menyebutkan bahwa korban dan terduga pelaku sebelumnya saling mengenal.
“Antara korban dan pelaku diketahui saling mengenal sebelumnya,” ucapnya.
Sesaat setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk mendapatkan pertolongan pertama sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Arifin Achmad untuk penanganan lebih lanjut.
“Saat ini korban masih dalam penanganan medis dan direncanakan akan dirujuk ke RSUD Arifin Achmad untuk perawatan lanjutan,” jelasnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif dan latar belakang penyerangan tersebut, sementara korban tetap menjalani proses pemulihan di rumah sakit.
Hil.











