Home / Hukum - Kriminal / Lapas Karanganyar Ikuti Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan III Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2025 Secara Virtual

Lapas Karanganyar Ikuti Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan III Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2025 Secara Virtual

majalahsuaraforum.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas IIA Karanganyar mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan III Tahun 2025 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang diselenggarakan secara virtual. Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini diikuti oleh Kepala Lapas, pejabat struktural, serta pegawai Lapas Karanganyar, bertempat di Ruang Sekretariat WBK/WBBM Lapas Karanganyar, Kamis (16/10).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan membahas berbagai capaian, evaluasi, serta arah kebijakan strategis Kementerian. Dalam arahannya, Menteri memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas capaian luar biasa selama tahun 2025, termasuk meningkatnya jumlah satuan kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), keberhasilan di bidang kehumasan melalui Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2025, penghargaan LKPP, serta apresiasi BPK atas tata kelola keuangan yang positif.

“Saya berharap prestasi dan capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Saya instruksikan kepada seluruh jajaran agar memberikan pengabdian terbaik melalui pelayanan PRIMA, dengan tolak ukur kepuasan masyarakat, manfaat yang diterima masyarakat, dan kemudahan dalam urusan publik,” tegas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam arahannya.

Dalam kesempatan itu, Menteri juga menyoroti manajemen sumber daya manusia (SDM) yang menjadi fokus utama, termasuk pengisian jabatan kosong agar pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di satuan kerja berjalan optimal. Ia menegaskan pentingnya implementasi Keputusan Menteri Imipas Nomor: M.IP-35.OT.02.02 Tahun 2025 tentang Pola Karier Pegawai Negeri Sipil yang memberikan pendelegasian kewenangan kepada Kepala Kantor Wilayah, sekaligus penyegaran personel di lingkungan Kementerian.

Selain itu, bidang keimigrasian juga menjadi perhatian utama. Menteri menekankan agar pelayanan kepada masyarakat senantiasa dievaluasi, serta praktik pungutan liar yang masih ditemukan segera dihentikan. Ia juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap SOP layanan dan surat edaran, penguatan fungsi diplomasi keimigrasian, serta dorongan terhadap digitalisasi dan pengembangan layanan adaptif.

Sementara di bidang pemasyarakatan, Menteri menekankan pentingnya kegiatan produktif bagi warga binaan yang berorientasi pada ketahanan pangan dan produk UMKM. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) diharapkan mampu berperan sebagai wirausahawan yang memastikan produk hasil pembinaan memiliki nilai jual tinggi dan efisien dalam biaya produksi. Ia juga mencontohkan model bisnis dan finansial Lapas Kelas IIA Garut melalui program Course Shade yang bisa diadopsi oleh UPT lain.

Tak kalah penting, Menteri turut menyoroti peran manajemen media dan publikasi, yang kini menjadi bagian penting dalam penyebarluasan informasi dan capaian Kementerian. “Capaian publikasi yang telah dicapai sudah sangat baik, dan harus terus dipertahankan bersama demi memperkuat citra positif Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujarnya.

Kegiatan rapat virtual tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran termasuk Lapas Karanganyar untuk terus memperbaiki kinerja, memperkuat kolaborasi, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Harapannya, capaian positif yang telah diraih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan guna mewujudkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang semakin adaptif, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(hil)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh