Home / Kabar Berita / Indonesia Pulangkan 100 WNI dari Nepal, Rombongan Pertama Tiba Hari Ini

Indonesia Pulangkan 100 WNI dari Nepal, Rombongan Pertama Tiba Hari Ini

majalahsuaraforum.com – Pemerintah Indonesia memastikan proses evakuasi terhadap 100 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Nepal pascakerusuhan yang meluas di negara tersebut. Dari jumlah itu, 57 orang merupakan WNI yang menetap di Nepal, sementara 43 lainnya adalah delegasi Indonesia yang hadir dalam sejumlah pertemuan internasional.

Tidak Ada Korban Jiwa WNI

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, menegaskan bahwa percepatan evakuasi dilakukan demi keselamatan seluruh WNI, dan hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dari pihak Indonesia.

“KBRI Dhaka yang membawahi wilayah Nepal telah berkoordinasi dengan otoritas setempat, Konsul Kehormatan RI di Nepal, serta komunitas Indonesia di sana. Hingga saat ini, tidak ada laporan WNI menjadi korban. Kondisi berangsur membaik dan bandara telah dibuka, sehingga pemulangan bisa dilakukan,” jelas Judha, Kamis (11/9/2025).

18 WNI Sudah Dipulangkan

Informasi terbaru menyebutkan bahwa 18 WNI telah dievakuasi lebih dulu dari Nepal melalui Bandara Internasional Tribhuvan di Kathmandu. Mereka dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (12/9/2025) dengan pengawalan langsung dari tim perlindungan WNI.

Sebagian besar dari rombongan awal ini merupakan peserta konferensi energi internasional bertajuk “The 3rd Exchange of the Renewable Energy Mini-Grids in South-South and Triangular Cooperation (ENTRI) Program” yang digelar pada 8–12 September 2025. Peserta delegasi tersebut mencakup perwakilan Kementerian ESDM, Kementerian Kesehatan, GIZ Indonesia (lembaga kerja sama Jerman), Asosiasi Hydro, serta akademisi dari Universitas Indonesia.

Pemantauan Pemerintah Daerah

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyampaikan pihaknya masih menunggu laporan resmi apakah ada warga asal Jawa Timur yang termasuk dalam WNI yang berada di Nepal.

“Kami menunggu data lengkap dari Kementerian Luar Negeri. Ini bukan tenaga kerja Jatim yang terdata di Disnakertrans, melainkan WNI yang mengikuti konferensi internasional,” kata Emil.

Latar Belakang Kerusuhan

Kerusuhan di Nepal dipicu oleh aksi protes besar-besaran sejak Senin (8/9/2025). Demonstrasi yang dipelopori generasi Z itu awalnya hanya menentang pembatasan media sosial, namun kemudian berubah menjadi gelombang kerusuhan dan penjarahan di berbagai titik

Pemerintah Nepal sebelumnya telah memblokir 26 platform media sosial populer seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, YouTube, hingga X. Kebijakan itu diterapkan karena perusahaan-perusahaan teknologi tersebut dianggap gagal memenuhi kewajiban registrasi baru dari pemerintah Nepal.

Akibat kerusuhan, sejumlah kantor pemerintah dan tokoh pejabat menjadi sasaran amuk massa.

Evakuasi Masih Berlanjut

Kementerian Luar Negeri bersama KBRI Dhaka dan otoritas terkait terus melakukan pemantauan intensif di Nepal. Evakuasi lanjutan akan dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh 100 WNI berhasil dipulangkan ke tanah air dengan selamat.

Pen. Red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh