Home / Olahraga / Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Jadi Kunci Pertahankan Tradisi Medali Emas Olimpiade

Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Jadi Kunci Pertahankan Tradisi Medali Emas Olimpiade

majalahsuaraforum.com – Mantan juara dunia bulu tangkis, Sigit Budiarto, menegaskan bahwa proses regenerasi atlet merupakan faktor penting dalam menjaga tradisi prestasi bulu tangkis Indonesia, khususnya dalam mempertahankan raihan medali emas di ajang Olimpiade.

Sebagai salah satu cabang olahraga yang selalu menjadi andalan Indonesia, bulu tangkis membutuhkan bibit-bibit baru yang dipersiapkan dengan baik sejak dini. Hal ini menurut Sigit tidak bisa dilepaskan dari upaya pencarian bakat yang dilakukan secara konsisten.

“Regenerasi ini sangat penting. Bulu tangkis sebagai tonggak Indonesia mencapai medali di Olimpiade harus dipertahankan dan digerakkan terus secara intensif. Maka penting untuk mencari bibit baru agar prestasi dapat terus bertahan, bahkan melebihi sebelumnya,” ujar Sigit saat ditemui di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (10/9/2025).

Sigit yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2023 itu menambahkan, proses seleksi pemain muda harus dilakukan secara ketat. Menurutnya, kriteria utama yang dinilai tidak hanya usia dan teknik dasar, tetapi juga kondisi fisik yang menunjang calon atlet untuk berkembang menjadi pemain kelas dunia.

“Kriteria yang dicari teknik dasar permainan bulu tangkis yang baik, kalau bisa posturnya yang ideal walaupun sulit, misalnya untuk KU-12 bagaimana bisa memperkirakan mereka di usia 18 tahun tapi setidaknya memenuhi syarat-syarat pemain dunia, yakni punya keberanian,” jelasnya.

Selain kemampuan teknis, faktor nonteknis juga menjadi penilaian penting. Sigit menegaskan bahwa semangat, konsistensi, dan motivasi calon atlet di luar lapangan akan sangat berpengaruh pada keberlangsungan karier mereka di masa depan.

Kriteria tersebut kini diterapkan dalam ajang audisi PB Djarum 2025. Proses seleksi dimulai dengan tahap screening, menggunakan sistem pertandingan gugur satu gim dengan target 21 poin tanpa deuce atau setting. Setelah melewati tahap awal, peserta akan melanjutkan ke tahap turnamen hingga tahap karantina sebelum akhirnya dipilih untuk masuk ke pembinaan lebih lanjut.

Melalui proses regenerasi yang ketat ini, Sigit berharap Indonesia dapat terus melahirkan pemain-pemain bulu tangkis berkelas dunia, sehingga tradisi emas di Olimpiade dapat terjaga bahkan ditingkatkan di masa mendatang.

 

Pen. Jay.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh