Home / Nasional / Prabowo Tetapkan Target 300 Sekolah Rakyat di Tahun 2027 untuk Hapus Kemiskinan Absolut

Prabowo Tetapkan Target 300 Sekolah Rakyat di Tahun 2027 untuk Hapus Kemiskinan Absolut

Majalahsuaraforum.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan absolut melalui pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Target yang ditetapkan adalah pembangunan 300 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia pada tahun 2027.

Dalam Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR/DPR 2025 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (15/8/2025), Prabowo menjelaskan bahwa peningkatan jumlah sekolah dilakukan secara bertahap.

“Salah satu upaya kita untuk memutus rantai kemiskinan absolut adalah membentuk sekolah rakyat, kita sudah berhasil membangun dan membuka 100 sekolah rakyat, kita harapkan tahun depan menjadi 200, tahun selanjutnya menjadi 300 dan seterusnya,” ujar Presiden Prabowo.

Prabowo menambahkan, program ini difokuskan untuk anak-anak dari keluarga dengan penghasilan sangat rendah, khususnya yang masuk dalam kelompok desil 1–2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Setiap siswa akan diasramakan dan diberikan pendidikan berkualitas demi memberikan kesempatan yang lebih baik di masa depan.

“Anak-anak yang orang tuanya miskin tidak perlu terus miskin. Ini yang kita upayakan dan kita kerjakan sekarang,” tegasnya.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, dalam pidatonya menilai bahwa keberadaan Sekolah Rakyat adalah langkah strategis untuk pemerataan pendidikan dan membuka peluang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Sekolah rakyat adalah jawaban strategis bagi anak-anak kurang mampu yang selama ini sulit mengakses pendidikan berkualitas. Sekolah Rakyat menjadi jalan keluar untuk membuka setiap anak bangsa untuk meraih masa depan yang lebih baik,” kata Muzani.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul turut memberikan laporan perkembangan program tersebut. Hingga Agustus 2025, telah berdiri 100 Sekolah Rakyat dan jumlah tersebut akan terus bertambah.

“Per hari ini sudah 100 titik, nanti September juga ada tambahan 60 titik-an. Secara keseluruhan ada 16 ribu siswa sekolah rakyat yang mulai pembelajaran di tahun 2025 sampai 2026,” ungkap Gus Ipul.

Ia menegaskan bahwa konsolidasi masih berjalan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana di Sekolah Rakyat terpenuhi, sehingga program ini dapat dijalankan secara optimal dan berkelanjutan.

 

Pen. Lan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh