Majalahsuaraforum.com – Wacana Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang mengusulkan agar kepala daerah tidak lagi dipilih secara langsung oleh rakyat, mendapat penolakan keras dari PDI Perjuangan. Partai berlambang banteng tersebut menegaskan komitmennya terhadap sistem pemilihan langsung sebagai bagian tak terpisahkan dari semangat reformasi.
Ketua DPP PDIP, Komarudin Watubun, menyatakan bahwa pemilihan langsung merupakan amanat konstitusi dan simbol kemajuan demokrasi Indonesia. “Usulan boleh saja, itu bagian dari demokrasi. Tapi jangan sampai mengkhianati semangat reformasi yang telah diperjuangkan,” tegas Komarudin kepada wartawan.
Ia menambahkan bahwa sistem pemilihan oleh DPRD atau pemerintah pusat justru akan menjadi kemunduran. “Kalau kita terus mundur, Indonesia tidak akan pernah maju. Pemilihan langsung itu konstitusional, jangan dirusak,” ujarnya.
Sebelumnya, dalam acara Harlah ke-27 PKB di JCC, Cak Imin menyampaikan gagasan agar gubernur ditunjuk oleh pusat dan bupati/wali kota dipilih oleh DPRD. Wacana tersebut sontak memicu pro dan kontra di berbagai kalangan.
PDIP menilai, jika usulan itu diterapkan, akan berdampak pada berkurangnya partisipasi rakyat dan membuka peluang lebih besar terhadap politik transaksional di tingkat elit.
Pen. Dw.











