Majalahsuaraforum.com – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, menekankan pentingnya sinergi antara lembaga negara dan program pemerintah untuk memastikan tercapainya tujuan nasional. Menurut Muzani, jika setiap lembaga negara bekerja secara terpisah dan tidak saling mendukung, hal ini justru dapat menghambat pembangunan dan pencapaian cita-cita bangsa.
“Jika lembaga-lembaga negara tidak bersinergi dan hanya berjalan sendiri-sendiri, maka tujuan nasional akan sulit tercapai. Perlu ada dukungan dan kerja sama yang baik agar kita semua dapat membawa bangsa ini menjadi lebih maju,” ujar Muzani dalam sambutannya pada acara yang dihadiri sejumlah pejabat penting, Minggu (13/7).
Dalam kesempatan tersebut, Muzani juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap konstitusi Indonesia menjelang satu abad kemerdekaan pada tahun 2045. Ia mempertanyakan relevansi Undang-Undang Dasar (UUD) saat ini dan mengusulkan adanya pemikiran tentang konstitusi yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kita perlu mulai berpikir, apakah konstitusi kita saat ini masih relevan untuk menjawab tantangan-tantangan Indonesia pada 2045? Apakah perlu dilakukan evaluasi dan penyempurnaan agar lebih modern dan sesuai dengan kebutuhan bangsa di masa depan?” ungkapnya.
Selain itu, Muzani juga mengapresiasi peran media yang selama ini turut membantu MPR RI dalam membangun citra positif di mata publik. Ia menekankan pentingnya hubungan strategis dan penuh kepercayaan antara MPR dan media untuk mendukung kinerja lembaga legislatif.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan media yang terus memberitakan kerja-kerja MPR secara objektif. Hubungan yang baik dan strategis antara MPR dan media harus terus kita jaga, karena peran media sangat penting dalam membangun citra lembaga,” tegas Muzani.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua MPR RI, sejumlah anggota MPR, perwakilan lembaga negara lainnya, dan pimpinan redaksi dari berbagai media nasional.
Pen. Dew.











