Home / Nasional / KP2MI Gagalkan Keberangkatan WNI yang Diduga Akan Bekerja Secara Ilegal sebagai Admin Judi Online di Kamboja

KP2MI Gagalkan Keberangkatan WNI yang Diduga Akan Bekerja Secara Ilegal sebagai Admin Judi Online di Kamboja

majalahsuaraforum.com, 8 Juni 2025 — Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau berhasil menggagalkan keberangkatan seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial MZ yang diduga akan diberangkatkan secara ilegal untuk bekerja sebagai admin judi online di Kamboja.

MZ, yang berasal dari Sumatera Utara, nyaris terjerat dalam jaringan perekrutan ilegal setelah tergiur dengan tawaran gaji besar. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, proses perekrutan dan pengaturan keberangkatan MZ dikendalikan oleh jaringan perekrut ilegal yang beroperasi di Kamboja dan Tanjungpinang.

Rencana pengiriman MZ berhasil digagalkan oleh petugas BP3MI Kepri di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang. Petugas mencurigai gerak-gerik MZ dan setelah dilakukan pemeriksaan serta wawancara, ditemukan indikasi kuat bahwa MZ akan diberangkatkan secara tidak prosedural ke luar negeri untuk bekerja di sektor ilegal.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, menyampaikan apresiasi kepada jajaran BP3MI Kepri atas kesigapan mereka dalam mencegah praktik perdagangan orang berkedok perekrutan kerja.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya calon pekerja migran, untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan di luar negeri yang menjanjikan gaji tinggi tanpa prosedur yang jelas. Banyak dari tawaran tersebut merupakan modus kejahatan, termasuk eksploitasi dan perdagangan orang,” ujar Menteri Abdul Kadir Karding.

KP2MI terus berkomitmen memperkuat pengawasan serta edukasi kepada masyarakat agar tidak menjadi korban jaringan perekrutan ilegal. Menteri Karding juga menegaskan bahwa KP2MI akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk mengusut jaringan perekrut yang terlibat dalam kasus ini, baik di dalam maupun di luar negeri.

Kasus MZ menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan kesadaran akan pentingnya proses keberangkatan yang legal dan aman adalah langkah utama untuk melindungi warga negara dari bahaya eksploitasi di luar negeri.

 

 

Ditulis oleh: Lan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh