majalahsuaraforum.com – Siswa lulusan SMA/SMK yang berencana mendaftar sekolah kedinasan pada tahun 2025 wajib memperhatikan salah satu syarat penting: tinggi badan minimal. Enam sekolah kedinasan di Indonesia diketahui menerapkan ketentuan tinggi badan sebagai bagian dari seleksi penerimaan mahasiswa baru.
Sekolah kedinasan merupakan institusi pendidikan tinggi yang dikelola langsung oleh kementerian atau lembaga negara, seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Selain menjamin biaya kuliah gratis setara D3 atau D4, lulusan sekolah kedinasan juga memiliki peluang besar menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Berikut ini enam sekolah kedinasan yang menerapkan syarat tinggi badan:
1. Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin)
Gabungan dari Poltekim dan Poltekip milik Kemenkumham ini mensyaratkan tinggi badan minimal 170 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan, dengan berat badan ideal.
2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
Syarat tinggi badan minimal 160 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk perempuan.
3. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)
Calon mahasiswa laki-laki harus memiliki tinggi badan minimal 160 cm, sedangkan perempuan 155 cm, dengan berat badan proporsional.
4. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)
Laki-laki minimal 160 cm dan perempuan 150 cm, disertai bukti berat badan ideal dari pemeriksaan dokter Puskesmas.
5. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
Tinggi badan minimal untuk laki-laki adalah 165 cm, dan perempuan 160 cm, dengan berat badan sesuai standar ideal.
6. Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
Secara umum, tinggi badan minimal 160 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk perempuan. Namun, beberapa program studi tertentu seperti Penyelamatan Penerbangan, Operasi Bandar Udara, hingga Manajemen Transportasi Perkeretaapian, menetapkan syarat tinggi badan 160 cm untuk semua gender.
Dengan adanya ketentuan ini, siswa diharapkan dapat mempersiapkan diri sejak dini sebelum mendaftar. Tinggi badan menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kesehatan dan kesiapan fisik peserta seleksi sekolah kedinasan.(hil*)











