majalahsuaraforum.com-Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Plantungan Kelas IIB, yang berada di bawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Jawa Tengah, menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Kolaborasi Strategis Pelatihan Pertanian Purba, Membangun Ekoteologi Pertanian” pada Rabu sore, 30 September 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan di area Lapas Pemuda Plantungan dengan melibatkan jajaran petugas pemasyarakatan, pemateri/praktisi, dan para Warga Binaan Pemasyarakatan. Tujuan utama dari program ini adalah untuk mengedukasi warga binaan mengenai teknik pertanian purba yang berkelanjutan, sekaligus membangun kesadaran ekoteologi yakni pendekatan yang menyelaraskan praktik pertanian dengan nilai-nilai spiritualitas dan pelestarian alam.
Pelatihan dilaksanakan melalui dua metode yang komprehensif. Tahap pertama, peserta diberikan pembekalan materi secara tatap muka dan diskusi di dalam ruangan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di lahan pertanian terbuka, di mana para peserta mempraktikkan cara menyiapkan media tanam dan mengelola lahan sesuai prinsip yang diajarkan.
Menanggapi terselenggaranya kegiatan inovatif ini, Kepala Lapas Pemuda Plantungan, Suharno S.H., M.H., memberikan apresiasinya.
“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi terwujudnya kolaborasi strategis ini. Pelatihan pertanian purba dan ekoteologi ini bukan sekadar program pembinaan kemandirian biasa, tetapi juga sebuah upaya menanamkan nilai-nilai spiritual kepada warga binaan dalam merawat bumi.
Kami berharap, ilmu terapan yang mereka dapatkan hari ini dapat menjadi bekal keterampilan hidup yang berharga dan ramah lingkungan saat mereka kembali ke masyarakat nanti,” tegas Suharno.(hil)











