Home / Hukum - Kriminal / Dari Kohe Jadi Nutrisi Tanaman, Lapas Terbuka Siapkan Lahan Hortikultura

Dari Kohe Jadi Nutrisi Tanaman, Lapas Terbuka Siapkan Lahan Hortikultura

majalahsuaraforum.com-Lapas Terbuka Kelas IIB Nusakambangan terus mengoptimalkan lahan hortikultura sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengolahan tanah dengan memanfaatkan pupuk kohe yang berasal dari kotoran ayam petelur sebagai pupuk organik. Sabtu, (26/09).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kalapas Terbuka Nusakambangan, untuk terus mengoptimalkan potensi yang ada, termasuk memanfaatkan hasil samping dari kegiatan peternakan ayam petelur untuk mendukung pengembangan lahan hortikultura.

Pupuk kohe dari kotoran ayam petelur dimanfaatkan dalam proses pengolahan tanah dengan mencampurkannya secara merata pada lahan yang akan digunakan untuk penanaman. Pemanfaatan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kandungan bahan organik dan kesuburan tanah.

Ketua Ketahanan Pangan Hortikultura, Anjar Wahyu, mengatakan pemanfaatan kohe merupakan langkah untuk mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di lingkungan Lapas.

“Sesuai arahan Kalapas, kami terus mengoptimalkan lahan hortikultura agar dapat dimanfaatkan secara produktif. Kohe yang berasal dari kotoran ayam petelur kami manfaatkan sebagai pupuk organik untuk membantu meningkatkan kualitas dan kesuburan tanah sebelum dilakukan penanaman,” ujar Anjar.

Sementara itu, Staf Giatja, Suteng, menjelaskan bahwa pengolahan tanah menjadi tahapan penting sebelum lahan ditanami.
“Tanah kami olah terlebih dahulu, kemudian dicampurkan dengan kohe dari kotoran ayam petelur secara merata. Dengan pengolahan yang baik, kami berharap kondisi tanah lebih siap sehingga tanaman dapat tumbuh secara optimal,” ungkap Suteng.

Pemanfaatan kotoran ayam petelur sebagai pupuk organik juga menjadi bentuk pemanfaatan berkelanjutan dari kegiatan ketahanan pangan, sehingga hasil samping dari peternakan dapat kembali dimanfaatkan untuk mendukung sektor hortikultura.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan pertanian produktif. Lapas Terbuka Nusakambangan terus mendorong pengelolaan ketahanan pangan yang terintegrasi, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh