majalahsuaraforum.com – Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengungkapkan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) tidak menerima pemberitahuan resmi mengenai kunjungan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao ke Indonesia. Kunjungan Xanana ke Solo disebut berlangsung dalam kapasitas pribadi, bukan sebagai agenda kenegaraan.
Sugiono menjelaskan bahwa Kemlu pada dasarnya memiliki tugas untuk memfasilitasi kunjungan kepala negara maupun kepala pemerintahan yang datang ke Indonesia dalam agenda resmi. Proses tersebut umumnya dilakukan melalui komunikasi atau korespondensi resmi antarpemerintah.
“Tentu saja kami, Kementerian Luar Negeri memiliki tugas untuk melakukan fasilitasi jika ada Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan yang berkunjung ke Indonesia dan tentu saja ini biasanya dilakukan lewat korespondensi yang resmi,” kata Sugiono dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Sabtu (5/9/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono sebagai respons atas kedatangan Xanana Gusmao ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (4/9/2026).
Kunjungan Xanana ke Solo Disebut Bersifat Pribadi Sugiono mengatakan pemerintah Timor Leste tidak memberikan pemberitahuan kepada Kemlu mengenai kunjungan Xanana ke Solo. Ia menduga kedatangan Xanana tersebut dilakukan sebagai kunjungan pribadi sehingga tidak masuk dalam mekanisme kunjungan kenegaraan yang perlu difasilitasi pemerintah Indonesia.
“Tapi untuk kunjungan Perdana Menteri Xanana Gusmao sendiri ke Solo itu pihak Timor Leste tidak memberitahu dan juga saya kira mungkin beliau berkunjung dalam kapasitas pribadi bukan kunjungan kenegaraan,” jelasnya.
Selain tidak menerima pemberitahuan mengenai kunjungan tersebut, Kemlu juga menyatakan belum memperoleh permintaan dari Xanana maupun Pemerintah Timor Leste untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto.
“Sejauh ini tidak ada permintaan dari PM Xanana untuk bertemu dengan Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.
Xanana Bertemu Jokowi Selama Dua Jam Sebelumnya, Xanana Gusmao mendatangi kediaman pribadi Jokowi di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, Jumat (4/9/2026).
Pertemuan antara Xanana dan Jokowi berlangsung kurang lebih selama dua jam. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membicarakan sejumlah persoalan strategis yang berkaitan dengan hubungan serta perkembangan kedua negara.
Pembahasan mencakup peluang membuka lapangan kerja baru, terutama bagi generasi muda, serta upaya memperkuat perekonomian Indonesia dan Timor Leste.
Xanana juga menyampaikan apresiasi kepada Jokowi atas undangan khusus untuk datang langsung ke Solo. Ia menilai visi pembangunan yang pernah dijalankan Jokowi selama memimpin Indonesia memberikan pengaruh yang lebih luas dan turut dirasakan hingga Timor Leste.
“Ini adalah pembicaraan yang sangat membuahkan hasil, menunjukkan bahwa visi yang beliau bangun saat menjadi Presiden Republik Indonesia tidak selesai begitu saja, melainkan melampaui batas hingga ke Timor Leste,” kata Xanana seusai pertemuan.
Menurut Xanana, pertemuan tersebut turut membahas berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi kedua negara. Salah satu perhatian utama adalah menciptakan kesempatan kerja bagi generasi muda sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi.
“Kami mendiskusikan banyak sekali tantangan, banyak peluang untuk menciptakan lapangan kerja bagi anak muda kita dan mengembangkan perekonomian kedua negara,” ucapnya.
Red.











