majalahsuaraforum.com – Kabar menggembirakan datang bagi Timnas Indonesia dan pelatihnya, John Herdman. Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengalami lonjakan nilai pasar yang signifikan setelah tampil konsisten bersama klub Serie A Italia, Sassuolo, sepanjang musim 2025-2026.
Berdasarkan pembaruan terbaru, nilai pasar Jay Idzes meningkat sebesar 4 juta euro. Jika sebelumnya bek berusia 25 tahun itu memiliki nilai pasar 10 juta euro, kini angkanya naik menjadi 14 juta euro atau sekitar Rp290 miliar.
Kenaikan tersebut tidak lepas dari performa impresif yang ditunjukkan Jay Idzes selama membela Sassuolo di kompetisi Liga Italia. Sepanjang musim 2025-2026, ia menjadi salah satu pemain penting di lini pertahanan klub berjuluk Neroverdi tersebut.
Jay Idzes tercatat tampil dalam 35 pertandingan selama musim berjalan. Jumlah penampilannya berpotensi lebih banyak apabila tidak terganggu oleh cedera yang sempat dialaminya menjelang berakhirnya kompetisi.
Menjadi Bek Asia Termahal Keempat Dengan nilai pasar mencapai 14 juta euro, Jay Idzes kini menempati posisi keempat dalam daftar bek Asia dengan nilai pasar tertinggi. Pencapaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dalam karier pemain keturunan Indonesia tersebut di level sepak bola Eropa.
Di atas Jay Idzes terdapat tiga nama yang lebih dahulu memiliki nilai pasar tinggi, yakni Abdukodir Khusanov dari Uzbekistan yang bermain untuk Manchester City dengan nilai pasar 35 juta euro, Kim Min-jae dari Korea Selatan yang memperkuat Bayern Munich dengan nilai pasar 20 juta euro, serta Hiroki Ito dari Jepang yang juga membela Bayern Munich dengan nilai pasar 18 juta euro.
Melihat usianya yang masih relatif muda dan belum genap 26 tahun, peluang Jay Idzes untuk terus meningkatkan nilai pasarnya masih terbuka lebar. Apalagi jika pada masa mendatang ia bergabung dengan klub yang memiliki level lebih tinggi, mendapatkan menit bermain reguler, dan berhasil meraih prestasi bersama tim barunya.
Diminati Klub-Klub Besar Italia Performa gemilang Jay Idzes bersama Sassuolo membuat namanya mulai dikaitkan dengan sejumlah klub papan atas Italia. Dalam beberapa bulan terakhir, ia disebut masuk radar beberapa tim besar Serie A.
Beberapa klub yang dikabarkan memantau perkembangan Jay Idzes antara lain AC Milan, Inter Milan, dan Juventus. Ketertarikan klub-klub besar tersebut semakin memperkuat peluang sang pemain untuk melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi pada musim mendatang.
Selain itu, muncul pula kabar mengenai masa depan pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, yang disebut-sebut menjadi target klub Serie A lainnya, Fiorentina. Jika kepindahan tersebut benar terjadi, bukan tidak mungkin Jay Idzes turut menjadi salah satu pemain yang dibawa untuk memperkuat tim asal Florence tersebut.
Cedera Paksa Absen dari Timnas Indonesia Di tengah kabar positif mengenai peningkatan nilai pasarnya, Jay Idzes harus menerima kenyataan tidak dapat memperkuat Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday Juni 2026.
Bek andalan Garuda itu masih menjalani pemulihan cedera yang dialaminya dalam beberapa pertandingan terakhir bersama Sassuolo. Setelah sempat mengalami masalah fisik saat menghadapi AC Milan, Jay Idzes kembali mengalami cedera ketika Sassuolo berjumpa Parma pada pekan terakhir Liga Italia musim 2025-2026.
Absennya Jay Idzes menjadi kehilangan besar bagi Timnas Indonesia yang tengah bersiap menghadapi agenda internasional penting. Tanpa kehadiran sang kapten, perhatian kini tertuju kepada Kevin Diks, yang menjadi salah satu pemain dengan pengalaman dan kualitas tertinggi di lini belakang skuad Garuda.
Kehadiran Kevin Diks membuka sejumlah opsi bagi John Herdman dalam menyusun komposisi pertahanan. Pelatih asal Kanada tersebut dapat menempatkannya sebagai bek tengah untuk mengisi posisi yang biasa ditempati Jay Idzes, atau tetap memaksimalkan perannya sebagai wing back kanan sesuai karakter permainan yang selama ini ditampilkan bersama klub maupun tim nasional.
Dengan usia yang masih muda, performa yang terus meningkat, serta ketertarikan dari sejumlah klub elite Italia, masa depan Jay Idzes dipandang semakin cerah. Kenaikan nilai pasar hingga menembus 14 juta euro menjadi bukti bahwa bek Timnas Indonesia tersebut kini semakin diperhitungkan di panggung sepak bola Eropa maupun Asia.
Jay.











