majalahsuaraforum.com – Javier Mascherano memutuskan mundur dari kursi pelatih Inter Miami secara tiba-tiba. Keputusan ini diambil karena alasan pribadi, meski sebelumnya ia sukses mempersembahkan gelar MLS pertama dalam sejarah klub.
Kepergian Mascherano membuat manajemen klub bergerak cepat menunjuk pelatih sementara. Nama yang dipilih adalah Guillermo Hoyos, sosok yang memiliki hubungan dekat dengan Lionel Messi.
Sosok ‘Ayah’ bagi Messi Hoyos bukan orang baru dalam perjalanan karier Messi. Ia pernah menjadi pelatih di akademi FC Barcelona, khususnya di La Masia, pada periode 2001–2006—masa ketika Messi mulai berkembang sebagai pemain muda.
Bagi Messi, peran Hoyos sangat besar di awal kariernya.
“Dia banyak membantu sejak aku tiba di Barça. Dia selalu ada untukku. Dia mengajari banyak hal dan membantuku mencapai posisi seperti sekarang ini,” ujar Messi.
Karena kedekatan tersebut, Hoyos bahkan dianggap seperti figur ayah bagi peraih delapan Ballon d’Or itu.
Karier Panjang Hoyos di Berbagai Negara Setelah meninggalkan Barcelona pada 2006, Hoyos melanjutkan karier kepelatihannya di berbagai negara, termasuk:
Yunani, Bolivia, Kolombia, Argentina ,Chile Sebelum ditunjuk sebagai pelatih interim, ia menjabat sebagai direktur akademi dan olahraga Inter Miami sejak tahun lalu.
Harapan Baru untuk Inter Miami Penunjukan Hoyos diharapkan bisa membawa perubahan positif bagi performa tim. Musim ini, Inter Miami sedang menghadapi periode sulit.
Beberapa hasil yang diraih: Tersingkir dari Concacaf Champions Cup Dua kali imbang di laga MLS terakhir Saat ini berada di peringkat 3 wilayah timur dan posisi 10 klasemen keseluruhan Dengan hubungan emosional yang kuat antara Hoyos dan Messi, publik berharap duet ini mampu mengangkat kembali performa tim.
Jay.











