Foto. Ist
majalahsuaraforum.com – Perkembangan terbaru muncul dalam kasus kematian Dwintha Anggary, cucu dari komedian legendaris Mpok Nori. Pihak keluarga mengungkap sejumlah fakta tambahan setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Salah satu keluarga korban, Dana Seftia, yang merupakan adik kandung korban, menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui secara rinci isi pemeriksaan karena tidak berada di dalam ruang penyidikan.
“Kalau itu aku enggak tahu karena enggak ikut masuk,” ujar Dana kepada wartawan, Selasa (24/3/2026).
Dana menegaskan bahwa keluarga memilih untuk tidak terlalu membahas secara detail mengenai karakter terduga pelaku. Fokus utama mereka saat ini adalah memastikan proses hukum berjalan dengan baik hingga tuntas.
“Kita kalau misalnya sosok dia, enggak terlalu kita iniin ya. Maksudnya sudah sampai situ saja,” katanya.
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa pelaku dikenal memiliki gaya komunikasi dengan nada tinggi. Namun, keluarga tidak ingin memperluas penilaian terhadap kepribadian pelaku di luar proses hukum.
Terkait latar belakang pelaku yang sempat disebut berasal dari luar negeri, Dana mengaku tidak memiliki informasi pasti mengenai hal tersebut.
Selain itu, keluarga juga membenarkan adanya riwayat keguguran yang pernah dialami korban lebih dari satu kali. Meski begitu, Dana enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai penyebab kondisi tersebut.
“Yang penting tolong dibantu terus saja biar perkembangan ini berlanjut terus, biar pelaku juga dihukum seadil-adilnya,” tuturnya.
Sebelumnya, pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap keluarga korban sebagai saksi dalam kasus dugaan pembunuhan ini. Korban diduga meninggal akibat tindakan mantan suami siri berinisial Fuad.
Pemanggilan tersebut dikonfirmasi oleh Fechy J. Ataupah selaku Panit 2 Subdit Resmob. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah mengirimkan panggilan resmi kepada keluarga korban untuk dimintai keterangan.
“Rencananya hari ini, ya. Kami masih menunggu konfirmasi pihak keluarga,” ujarnya.
Hingga kini, proses penyidikan masih berlangsung. Aparat kepolisian terus mengumpulkan keterangan dari para saksi guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian serta motif di balik peristiwa tersebut.
Keterangan dari pihak keluarga dinilai menjadi salah satu elemen penting dalam mengungkap fakta secara menyeluruh dalam kasus ini.
Octa.











