Home / Nasional / Kebakaran di Galung Tulu Polman Hanguskan 29 Rumah, 186 Warga Terdampak

Kebakaran di Galung Tulu Polman Hanguskan 29 Rumah, 186 Warga Terdampak

majalahsuaraforum.com – Musibah kebakaran melanda Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu (28/2/2026) malam, di tengah suasana Ramadan. Sebanyak 37 rumah dilaporkan terdampak, dengan 29 unit di antaranya ludes terbakar.

Data terbaru mencatat lima rumah mengalami rusak berat dan tiga lainnya rusak ringan. Secara keseluruhan, kebakaran ini berdampak pada 94 kepala keluarga (KK) atau sekitar 186 jiwa.

Sejak Minggu (1/3/2026) pagi, warga mulai kembali ke lokasi untuk mencari sisa barang yang mungkin masih dapat diselamatkan dari puing-puing bangunan.

Detik-detik Kebakaran Salah seorang korban, Sitti Nur, menceritakan situasi mencekam saat api mulai membesar. Ketika itu, ia tengah menonton televisi sementara anaknya bermain ponsel.

“Saya dengar suara gaduh, pas buka pintu api sudah besar sekali di depan rumah. Saya langsung tarik anak-anak lari, kami berempat di rumah. Mau selamatkan barang sudah tidak bisa masuk, api di mana-mana,” kata Sitti.

Ia mengaku hanya sempat menyelamatkan diri bersama keluarga dan tiga gram emas milik anaknya. Seluruh harta benda lainnya hangus terbakar.

“Kami berharap rumah ini bisa dibangun kembali karena ini satu-satunya tempat tinggal kami bersama orang tua,” ujarnya.

Penanganan Darurat Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, meninjau langsung lokasi bersama jajaran pemerintah daerah. Ia menyebut penanganan darurat telah dilakukan sejak malam kejadian.

“Informasi saya terima setelah salat Tarawih. Saya langsung perintahkan Kadis Sosial dan BPBD untuk turun. Koordinasi dengan provinsi juga berjalan baik. Alhamdulillah, tenda darurat dan dapur umum dari Brimob sudah siaga sejak semalam untuk kebutuhan sahur dan buka puasa warga,” ujar Samsul Mahmud.

Terkait penyebab kebakaran, dugaan sementara api berasal dari kompor. Bupati mengimbau warga lebih waspada, terutama saat aktivitas memasak meningkat di bulan Ramadan.

“Infonya api diduga berasal dari kompor. Saya himbau masyarakat agar selalu mawas diri, terutama saat hendak berangkat Tarawih, pastikan kompor sudah padam. Saling mengingatkan antar tetangga itu penting,” pesannya.

Korban Jiwa dan Bantuan Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.30 WITA tersebut juga menyebabkan satu warga meninggal dunia, diduga akibat serangan jantung saat melihat kobaran api.

Bantuan telah mengalir dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, organisasi masyarakat, dan relawan. Sebagian warga mendirikan tenda darurat di sekitar lokasi, sementara lainnya mengungsi ke rumah kerabat.

Dapur umum dari Brimob telah beroperasi untuk memenuhi kebutuhan makanan korban. Tim medis juga disiagakan guna memantau kondisi kesehatan dan trauma para pengungsi, terutama anak-anak dan lansia.

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar memastikan akan terus mendampingi warga terdampak dan mengupayakan bantuan maksimal agar para korban dapat segera bangkit dari musibah ini.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh