Home / Nasional / Survei IKJ 2025 Turun, Mayoritas Jurnalis Mengaku Pernah Mengalami Kekerasan

Survei IKJ 2025 Turun, Mayoritas Jurnalis Mengaku Pernah Mengalami Kekerasan

majalahsuaraforum.com – Hasil terbaru Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 menunjukkan adanya penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan riset, skor IKJ tahun 2025 berada pada angka 59,5%, yang masih termasuk dalam kategori agak terlindungi.

Walaupun kategori tersebut sama seperti yang tercatat pada tahun 2023 dan 2024, nilai indeks kali ini mengalami penurunan sekitar 0,9 hingga 1 poin dari tahun sebelumnya. Temuan ini menjadi perhatian karena menggambarkan kondisi keselamatan jurnalis yang belum sepenuhnya membaik.

Peluncuran hasil survei IKJ 2025 ini diselenggarakan oleh Yayasan Tifa bersama Konsorsium Jurnalisme Aman dan lembaga riset Populix. Indeks tersebut diharapkan dapat menjadi data berbasis bukti untuk mencegah kekerasan terhadap jurnalis, sekaligus mendorong terciptanya situasi kerja yang lebih aman dan layak.

Direktur Eksekutif Yayasan Tifa, Oslan Purba, menjelaskan bahwa IKJ telah diproduksi secara konsisten setiap tahun dan kini memasuki tahun ketiga. Menurutnya, indeks ini berfungsi sebagai alat evaluasi penting dalam menilai kondisi kebebasan pers serta keselamatan jurnalis di Indonesia.

“Indeks ini penting untuk memastikan jurnalis bekerja dengan aman, agar hak-hak masyarakat untuk mendapatkan informasi bisa terpenuhi,” kata Oslan di Erasmus Huis, Jakarta, Senin (9/1/202).

Dalam sesi pemaparan hasil survei, Policy and Society Research Manager Populix, Nazmi Tamara, menjelaskan bahwa survei IKJ 2025 melibatkan 655 jurnalis aktif yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan pada periode November hingga Desember 2025.

Selain survei langsung, riset tersebut juga diperkuat dengan penggunaan data sekunder terkait berbagai peristiwa kekerasan terhadap jurnalis yang dihimpun oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Hasil survei ini juga mengungkap bahwa sekitar 67% jurnalis pernah mengalami kekerasan dalam menjalankan tugasnya, sehingga memperlihatkan tantangan besar yang masih dihadapi pekerja media di lapangan.

Indeks Keselamatan Jurnalis diharapkan dapat menjadi rujukan bagi para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan dan langkah nyata demi menciptakan perlindungan yang lebih baik bagi jurnalis di Indonesia.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh