majalahsuaraforum.com – Pemerintah memastikan bahwa penanganan pascabencana di wilayah Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah memasuki tahap percepatan rekonstruksi. Pada fase ini, pembangunan infrastruktur dasar menjadi fokus utama guna mendukung pemulihan aktivitas masyarakat yang terdampak bencana.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa infrastruktur seperti jalan dan jembatan memegang peranan penting dalam mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Setelah tanggap darurat bencana, tentunya yang terdepan adalah urusan rekonstruksi. Artinya, infrastruktur akan sangat dominan,” ujar AHY, Kamis (1/1/2025).
Percepatan Alat Berat dan Infrastruktur Prioritas AHY menegaskan pentingnya percepatan pengerahan alat berat ke lokasi-lokasi yang paling membutuhkan agar pekerjaan konstruksi dapat segera dilakukan secara optimal. Menurutnya, langkah ini menjadi kunci untuk membuka kembali akses wilayah yang sempat terisolasi akibat bencana.
Selain fokus pada pembangunan fisik, AHY juga memberikan apresiasi terhadap peran Badan Pengelola Investasi Danantara. Lembaga tersebut dinilai telah memberikan kontribusi signifikan dalam penanganan sektor perumahan serta penyediaan sumber daya air bagi masyarakat terdampak.
Ia menilai ketersediaan air bersih merupakan faktor krusial dalam mencegah munculnya berbagai penyakit yang kerap terjadi setelah bencana.
Progres Pemulihan Mulai Terlihat AHY menyebutkan bahwa proses pemulihan di Aceh Tamiang menunjukkan perkembangan positif. Hal ini tercermin dari kondisi wilayah terdampak yang kini dinilai jauh lebih baik dibandingkan masa awal pascabencana.
“Kami berharap kerja sama lintas kementerian semakin baik dan ketat agar progresnya bisa terus terlihat,” ujarnya.
Pemerintah berharap dengan sinergi yang kuat antar kementerian dan lembaga, proses rekonstruksi infrastruktur di wilayah terdampak bencana Sumatera dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.
Dw.











