Home / Ekonomi / Setoran Balik Anggaran K/L ke Negara Tembus Rp 4,5 Triliun

Setoran Balik Anggaran K/L ke Negara Tembus Rp 4,5 Triliun

majalahsuaraforum.com – Pemerintah mencatat adanya peningkatan pengembalian anggaran belanja dari sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) kepada negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, nilai anggaran yang dikembalikan hingga saat ini telah mencapai sekitar Rp 4,5 triliun, mencerminkan belum optimalnya serapan belanja pemerintah menjelang akhir tahun anggaran.

Menurut Purbaya, angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses rekapitulasi pengembalian anggaran yang belum sepenuhnya selesai. Sebelumnya, nilai pengembalian anggaran tercatat sebesar Rp 3,5 triliun, namun kembali mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

“Sebelumnya kan Rp 3,5 triliun, sudah naik jadi Rp 4,5 triliun. Cuma ada lagi yang balikin yang kita belum rekapitulasi, belum dijumlahin semua totalnya,” ujar Purbaya kepada wartawan, Senin (15/12/2025).

Meski demikian, Purbaya tidak merinci kementerian atau lembaga mana saja yang melakukan pengembalian anggaran. Ia menyebut, kondisi tersebut bukanlah hal yang mengejutkan karena hampir setiap tahun realisasi belanja K/L memang tidak pernah terserap secara penuh sesuai perencanaan awal.

Ia menjelaskan, adanya anggaran yang dikembalikan menandakan terdapat belanja yang tidak dapat direalisasikan. Oleh karena itu, Kementerian Keuangan secara rutin dan ketat memantau pelaksanaan belanja kementerian dan lembaga, bahkan dilakukan hampir setiap hari, guna memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.

Di sisi lain, Purbaya menegaskan bahwa pengendalian belanja serta pengembalian anggaran tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Upaya ini dilakukan agar defisit tetap berada di bawah ambang batas 3% terhadap produk domestik bruto (PDB), sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, hingga 24 November 2025 realisasi belanja K/L tercatat mencapai Rp 1.109 triliun atau sekitar 86,93% dari target outlook APBN 2025 yang sebesar Rp 1.275,6 triliun. Angka tersebut menunjukkan masih terdapat ruang belanja yang tidak terserap hingga mendekati penutupan tahun anggaran.

Pemerintah pun terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan anggaran agar efektivitas belanja negara dapat ditingkatkan, sekaligus memastikan pengelolaan fiskal tetap terjaga secara prudent dan berkelanjutan.

Lan 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh