majalahsuaraforum.com — Menyambut masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kementerian Pariwisata menyiapkan rangkaian besar kegiatan wisata di seluruh Indonesia. Sebanyak 245 event telah dijadwalkan berlangsung di berbagai daerah sebagai upaya pemerintah menarik minat wisatawan pada periode libur panjang akhir tahun.
Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata, Fransiskus Handoko, menjelaskan bahwa target kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2025 dipatok mencapai 16 juta orang. Hingga bulan September, data menunjukkan angka kedatangan wisman sudah menembus 10,44 juta kunjungan, sebuah capaian yang dinilai cukup menggembirakan.
Tidak hanya wisatawan asing, pergerakan wisatawan domestik juga menunjukkan tren positif. Target perjalanan wisata dalam negeri pada tahun 2025 mencapai 1,08 miliar perjalanan, dan hingga September tercatat sudah ada 901,09 juta perjalanan yang tervalidasi oleh kementerian. Menurut Handoko, laporan lengkap akan dipublikasikan setelah seluruh data akhir diverifikasi, tetapi peningkatan kunjungan telah tampak signifikan di berbagai daerah.
Jawa Tetap Jadi Magnet Wisata Nataru Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pulau Jawa masih menjadi pusat aktivitas wisata libur akhir tahun. Provinsi dengan jumlah pengunjung tertinggi tetap didominasi Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Jawa Barat, dan Jakarta.
“Jawa masih mendominasi sebagai destinasi yang paling banyak dipilih para wisatawan, dan event-event yang disiapkan akan semakin memperkuat daya tarik daerah-daerah tersebut selama libur Nataru,” ujar Handoko Rabu (27/11/2025).
Dari total ratusan agenda yang disiapkan, Jawa Timur menjadi wilayah dengan jumlah event terbanyak, yakni 71 kegiatan, diikuti Surabaya Barat dengan 28 event, kemudian Jawa Tengah 22 event, serta Jawa Barat 20 event.
Kementerian Pariwisata meyakini ratusan agenda tersebut akan menjadi pendorong besar bagi peningkatan kunjungan wisata, sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif di berbagai provinsi. Dalam waktu dekat, pihak kementerian akan melansir pembaruan data resmi, termasuk distribusi event dan perkembangan kunjungan wisata sepanjang akhir tahun.
Aan.











