Home / Politik / Anggota DPR Desak Pemerintah Tegas Tangani Konten Berbahaya di Game Roblox

Anggota DPR Desak Pemerintah Tegas Tangani Konten Berbahaya di Game Roblox

Majalahsuaraforum.com – Rencana pemblokiran platform game daring Roblox menuai tanggapan serius dari berbagai pihak, termasuk Anggota Komisi I DPR RI, Farah Puteri Nahlia. Ia menilai, perlindungan anak di ruang digital tidak cukup dilakukan dengan sekadar memblokir platform, melainkan memerlukan strategi yang lebih komprehensif.

Farah menekankan bahwa pemerintah perlu mengedepankan langkah intervensi yang cerdas dan terukur. Menurutnya, pemblokiran hanyalah solusi instan, sementara pencegahan jangka panjang harus diwujudkan melalui penegakan aturan yang jelas dan pengawasan ketat terhadap konten digital.

“Sebagai seorang ibu sekaligus wakil rakyat, saya memiliki kekhawatiran mendalam yang sama seperti Bapak Mendikdasmen, KPAI, dan para orang tua di Indonesia terhadap ancaman konten kekerasan, grooming, hingga predator online di Roblox. Ini bukan lagi sekadar permasalahan game, tetapi ancaman serius bagi keselamatan dan masa depan anak-anak kita,” ujar Farah pada Rabu (13/8/2025).

Ia mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap isu ini dan memastikan kebijakan yang diambil selaras dengan perlindungan generasi muda. Farah juga sepakat dengan pernyataan Mendikdasmen dan KPAI bahwa negara tidak boleh ragu mengambil langkah tegas demi melindungi anak di dunia maya.

Isu pemblokiran Roblox mencuat setelah muncul laporan bahwa platform tersebut memuat konten yang mengandung kekerasan dan unsur tidak pantas. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah menyerukan tindakan tegas untuk mengantisipasi dampak negatif game online terhadap perkembangan mental anak.

Bagi Farah, upaya ini harus diiringi edukasi digital kepada anak dan orang tua, serta pemantauan aktivitas daring secara berkelanjutan. “Langkah preventif jauh lebih efektif dibanding menunggu korban berjatuhan,” tegasnya.

Dengan meningkatnya interaksi anak di dunia digital, perdebatan mengenai batas antara kebebasan berekspresi dan perlindungan anak diprediksi akan menjadi isu penting di masa depan, terutama dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan game daring yang semakin kompleks.

 

Pen. Lan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh