Majalahsuaraforum.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kondisi produksi pangan nasional saat ini berada dalam keadaan aman dan stabil. Hal ini ia sampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (6/8).
Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan bahwa keberhasilan menjaga ketahanan pangan tidak terlepas dari proses transisi pemerintahan yang lancar dari Presiden sebelumnya, Joko Widodo, serta kerja sama erat antar kementerian.
> “Dengan langkah cepat dan transisi yang baik antara Presiden Jokowi dan saya, produksi pangan kita sekarang aman dan kuat,” ujar Prabowo.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang berperan penting dalam pencapaian ini, termasuk Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, TNI, Polri, dan Kejaksaan Agung.
Waspada Mafia Ekonomi di Sektor Pangan
Namun di balik capaian tersebut, Prabowo mengingatkan adanya ancaman serius dari segelintir pemain ekonomi yang serakah, yang berusaha mengeruk keuntungan pribadi dengan cara merugikan masyarakat luas.
> “Ada pemain ekonomi yang niatnya hanya cari untung sebesar-besarnya. Kalau perlu rakyat dimiskinkan agar mereka bisa menghisap kekayaan kita, bagaikan menghisap darah,” kata Prabowo dengan nada tegas.
Presiden menilai bahwa tindakan semacam itu adalah bentuk eksploitasi terhadap rakyat, dan pemerintah tidak akan tinggal diam.
> “Kita bukan anak kecil. Kita duduk di sini untuk melindungi rakyat. Kita ingin beri kesempatan kepada semua, tetapi tidak rela rakyat Indonesia terus dimiskinkan,” tegasnya.
Sinyal Keras Lawan Praktik Curang
Pernyataan Prabowo ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahannya akan bersikap tegas terhadap praktik-praktik ekonomi tidak etis dan siap melawan mafia yang mencoba mengambil untung secara tidak adil. Tujuan utamanya adalah menjaga keadilan dan memastikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pen. Lan.











