Majalahsuaraforum.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan tengah mengupayakan peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor-sektor non-dividen, sebagai respons atas pengalihan sebagian besar dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa kondisi ini berdampak signifikan terhadap capaian target PNBP dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Dari target sebesar Rp513,6 triliun, pemerintah memproyeksikan hanya dapat mengumpulkan sekitar Rp477,2 triliun, menyusul pengalihan sekitar Rp80 triliun dividen BUMN yang sebelumnya menjadi sumber utama PNBP.
“Untuk mengurangi dampak negatifnya terhadap APBN, kami sedang mencari potensi tambahan penerimaan baru sebesar Rp40 triliun dari sektor-sektor lain di luar dividen,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Jakarta.
Langkah strategis yang diambil termasuk optimalisasi sumber daya alam, pemanfaatan layanan publik yang dikelola kementerian/lembaga, serta peningkatan kontribusi dari sektor pariwisata, kelautan, dan kehutanan. Pemerintah juga sedang memperkuat sinergi antarinstansi untuk memastikan bahwa potensi PNBP dari sumber-sumber tersebut dapat tergali secara maksimal.
Meskipun menimbulkan tekanan terhadap pendapatan negara dalam jangka pendek, Sri Mulyani menekankan bahwa pengalihan dividen BUMN ke Danantara memiliki nilai strategis bagi perekonomian nasional. “Danantara merupakan instrumen jangka panjang yang dapat mendorong investasi besar di sektor-sektor strategis dan bernilai tambah tinggi. Ini bukan sekadar transfer dana, tapi bagian dari transformasi pembiayaan pembangunan,” jelasnya.
BPI Danantara diharapkan mampu mengelola portofolio investasi negara secara lebih fleksibel dan profesional, menarik mitra investasi global, serta mempercepat pengembangan sektor prioritas seperti energi hijau, infrastruktur digital, dan industri manufaktur berorientasi ekspor.
Meski begitu, pemerintah tetap dituntut menjaga keseimbangan fiskal di tengah tantangan pembiayaan. Upaya penyesuaian strategi PNBP ini menjadi kunci untuk menjaga kredibilitas fiskal dan kesinambungan pembangunan nasional.
Pen. Lan.











