Home / Hukum - Kriminal / Dari Lahan Menuju Kemandirian, Lapas Pemuda Plantungan Libatkan Warga Binaan Siapkan Budidaya Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Dari Lahan Menuju Kemandirian, Lapas Pemuda Plantungan Libatkan Warga Binaan Siapkan Budidaya Jagung Dukung Ketahanan Pangan

 

majalahsuaraforum.com-Komitmen dalam membangun pembinaan yang produktif dan berkelanjutan terus diwujudkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIB Plantungan, Jumat 6 november 2026. Salah satunya melalui kegiatan persiapan dan pengolahan lahan untuk budidaya tanaman jagung yang melibatkan warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.

Kegiatan ini diawali dengan mempersiapkan area yang akan digunakan sebagai lahan budidaya jagung. Bersama petugas, warga binaan terlibat langsung dalam proses pembersihan lahan, penyiangan rumput liar, penggemburan tanah, serta penataan area tanam agar siap digunakan pada tahap penanaman. Persiapan tersebut menjadi tahapan penting untuk menciptakan kondisi lahan yang baik sehingga proses budidaya nantinya dapat berjalan secara optimal.

Tidak sekadar mempersiapkan lahan untuk kegiatan pertanian, aktivitas ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk mengenal dan memahami tahapan budidaya tanaman jagung sejak awal. Melalui praktik secara langsung, warga binaan dilatih untuk bekerja secara terarah, memahami teknik dasar pengolahan tanah, serta menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kerja sama dalam menyelesaikan setiap tahapan kegiatan.

Pengembangan budidaya jagung ini merupakan salah satu bentuk optimalisasi program pembinaan kemandirian yang diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan. Dengan diberikan kesempatan untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan pertanian, warga binaan diharapkan memiliki kemampuan produktif yang dapat dikembangkan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Keterampilan tersebut diharapkan mampu membuka peluang bagi mereka untuk menjalankan kegiatan usaha maupun mengembangkan sektor pertanian secara mandiri.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi wujud dukungan Lapas Pemuda Plantungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam bidang ketahanan pangan. Pengembangan sektor pertanian di lingkungan pemasyarakatan tersebut turut mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, terutama dalam memperkuat kemandirian bangsa melalui peningkatan ketahanan pangan dan pengembangan potensi sumber daya yang produktif.

Kepala Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Suharno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan pertanian merupakan salah satu bentuk pembinaan yang memiliki manfaat jangka panjang bagi warga binaan. Menurutnya, proses pembinaan tidak hanya berfokus pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga bagaimana warga binaan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan setelah bebas.

“Kami terus mendorong agar kegiatan pembinaan kemandirian dapat berjalan secara produktif dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. Persiapan lahan budidaya jagung ini merupakan langkah awal untuk mengembangkan potensi pertanian di dalam lapas. Harapannya, warga binaan dapat memperoleh pengalaman dan keterampilan baru, mulai dari proses pengolahan lahan hingga nantinya tahap penanaman dan pemeliharaan tanaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi kami dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah,” ungkap Suharno.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Pemuda Plantungan berupaya menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu sarana pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan. Persiapan lahan budidaya jagung ini menjadi langkah awal dari proses panjang yang diharapkan dapat menghasilkan kegiatan pertanian yang berkelanjutan, meningkatkan produktivitas, serta membangun kemandirian warga binaan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *