majalahsuaraforum.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIB Plantungan memfasilitasi pelaksanaan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Semarang terhadap lima orang warga binaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antarunit pelaksana teknis pemasyarakatan dalam mendukung proses pembinaan serta mempersiapkan warga binaan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat, Kamis (29/10).
Pelaksanaan Litmas dilakukan melalui wawancara dan penggalian informasi mengenai latar belakang pribadi, kondisi keluarga, serta lingkungan sosial warga binaan. Data yang diperoleh selanjutnya menjadi bahan penyusunan laporan penelitian kemasyarakatan dan rekomendasi sesuai dengan tujuan Litmas yang dilaksanakan.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Suharno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa koordinasi dengan Bapas Semarang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam memberikan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan warga binaan.
“Pelaksanaan Litmas ini merupakan bagian penting dalam mendukung proses pembinaan warga binaan. Kami berharap melalui sinergi dengan Bapas Semarang, proses pengumpulan data dan penyusunan rekomendasi dapat berjalan dengan baik sehingga menjadi bahan pertimbangan bagi pihak terkait sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” Tegas Kalapaa Suharno.
Lebih lanjut, Lapas Pemuda Plantungan berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Bapas Semarang guna mendukung pelayanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pembinaan. Sinergi ini diharapkan dapat membantu warga binaan mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan yang lebih baik serta berperan positif ketika kembali ke tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan terus mendorong terwujudnya pelaksanaan pemasyarakatan yang optimal dengan mengedepankan pembinaan, pemenuhan hak sesuai ketentuan, dan keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan.(hil)









