majalahsuaraforum.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIB Plantungan terus melakukan perawatan tanaman kopi sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi pertanian dan mendukung ketahanan pangan. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pemeliharaan tanaman kopi pada fase berbunga, yang menjadi tahap penting dalam proses pertumbuhan dan pembentukan buah kopi.
Perawatan pada fase berbunga dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanaman, kelembapan media tanam, serta kecukupan air dan unsur hara. Pemeliharaan yang tepat diperlukan untuk menjaga kesehatan tanaman dan mendukung proses pembungaan agar dapat berlangsung secara optimal.
Selain penyiraman sesuai kebutuhan, pemantauan kondisi daun, batang, dan bunga juga menjadi bagian penting dalam perawatan. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui kondisi tanaman serta mengantisipasi gangguan hama dan penyakit yang berpotensi menghambat pertumbuhan dan pembentukan buah.
Kepala Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Suharno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa perawatan tanaman secara berkelanjutan merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan kegiatan pertanian di lingkungan lapas.
“Perawatan tanaman kopi, khususnya pada fase berbunga, perlu dilakukan dengan baik agar pertumbuhan tanaman tetap terjaga dan berpotensi menghasilkan buah yang optimal. Kami terus mendorong pemanfaatan lahan produktif melalui kegiatan pertanian yang terencana dan berkelanjutan,” ujar Suharno.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan berupaya menjaga produktivitas tanaman kopi sekaligus mengembangkan potensi sektor pertanian. Perawatan yang konsisten diharapkan dapat mendukung keberhasilan budidaya kopi dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan dan pengembangan kegiatan pertanian produktif.(hil)










