Home / Hukum - Kriminal / Produktifkan Kolam Bioflok, Giatja Lapas Pasir Putih Panen Ikan Nila untuk Dukung Ketahanan Pangan

Produktifkan Kolam Bioflok, Giatja Lapas Pasir Putih Panen Ikan Nila untuk Dukung Ketahanan Pangan

majalahsuaraforum.com-Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan terus mengoptimalkan potensi lahan dan sarana yang tersedia melalui berbagai kegiatan produktif di bidang ketahanan pangan. Salah satunya melalui kegiatan panen ikan nila yang dibudidayakan menggunakan sistem kolam bioflok.

Kegiatan panen ini menjadi bagian dari upaya Giatja dalam mengembangkan budidaya perikanan sekaligus memanfaatkan kolam bioflok sebagai sarana produktif. Ikan nila yang telah mencapai ukuran dan kondisi yang sesuai kemudian dipanen sebagai salah satu hasil dari proses budidaya yang telah dilakukan secara berkelanjutan.

Budidaya ikan dengan sistem bioflok menjadi salah satu metode yang dapat mendukung pengelolaan perikanan secara efisien. Melalui pemanfaatan kolam yang tersedia dan pengelolaan yang dilakukan secara rutin, kegiatan budidaya dapat terus dikembangkan untuk menghasilkan komoditas pangan yang bernilai produktif.

Proses panen dilakukan dengan mengangkat ikan nila dari kolam bioflok secara bertahap. Hasil panen kemudian dikumpulkan dan dilakukan penyortiran sesuai kondisi serta ukuran ikan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pemantauan terhadap hasil budidaya yang telah dilaksanakan oleh jajaran Giatja.

Optimalisasi budidaya ikan nila ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan kegiatan kerja yang produktif di lingkungan Lapas. Melalui kegiatan tersebut, sarana yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung program ketahanan pangan.

Kegiatan Giatja di bidang perikanan juga menjadi bagian dari upaya Lapas Pasir Putih dalam mengembangkan berbagai potensi kegiatan kerja secara berkelanjutan. Selain budidaya ikan, pengembangan ketahanan pangan juga dilakukan melalui pemanfaatan lahan pertanian dan berbagai komoditas yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan.

Melalui optimalisasi kolam bioflok dan kegiatan panen ikan nila, Lapas Pasir Putih terus mendorong pelaksanaan Giatja yang produktif, terarah, dan berkelanjutan. Hasil dari kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus mendukung penguatan program ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan.

Lapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan kerja melalui pemanfaatan potensi yang tersedia. Pengembangan budidaya perikanan dan sektor produktif lainnya diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya mewujudkan kegiatan kerja yang memberikan nilai tambah serta mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan.(hil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh