Home / Hiburan / Soal Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Kuasa Hukum Ruben Onsu: Jangan Terlalu Dini Menyimpulkan

Soal Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Kuasa Hukum Ruben Onsu: Jangan Terlalu Dini Menyimpulkan

majalahsuaraforum.com – Kasus yang menyeret nama Betrand Peto alias Onyo terkait dugaan penganiayaan dan kekerasan seksual terhadap seorang perempuan di sebuah klub malam masih belum mendapatkan kejelasan dari pihak keluarga Ruben Onsu.

Hingga Minggu (13/9/2026), pihak Ruben mengaku belum memperoleh informasi resmi dari kepolisian mengenai laporan yang disebut telah diterima Polda Metro Jaya tersebut.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengatakan dirinya maupun Ruben belum mendapatkan penjelasan yang pasti mengenai perkara tersebut. Ia juga mengaku belum berbicara langsung dengan Betrand untuk mengetahui kronologi sebenarnya terkait peristiwa yang disebut-sebut berhubungan dengan laporan tersebut.

“Ya, pertama Abang kan masih belum dapat informasi yang pasti terkait dengan masalah laporan di Polda Metro Jaya, dan Ruben juga kelihatannya juga belum dapat informasi yang pasti dan belum bicara dengan Onyo mengenai masalah peristiwa yang patut diduga atau diduga itu ada kaitannya dengan Onyo,” ucap Minola, Minggu (13/9/2026).

Menurut Minola, informasi yang mengaitkan Betrand dengan perkara tersebut sejauh ini masih bersumber dari pemberitaan dan keterangan sepihak. Karena belum ada penjelasan resmi, pihaknya juga belum mengetahui secara pasti posisi Betrand dalam laporan tersebut.

Minola mengatakan Betrand belum dapat dipastikan berstatus sebagai terlapor, saksi, ataupun memiliki posisi hukum lainnya dalam perkara yang disebut telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

“Namun kita juga tidak bisa pastikan apa situasi yang terjadi karena ini kan masih informasi yang sepihak. Belum ada penjelasan resmi juga. Kalau sepengetahuan saya dari pihak Kabid Humas Polda Metro Jaya, apa persoalannya, apakah memang Onyo itu terlapornya atau saksi atau ikut terlapor, ini yang masih belum kami dalami dan belum kami dapat informasi yang pasti,” ujar Minola.

Dapat Informasi dari Teman Betrand Meski belum menerima informasi resmi dari kepolisian, Ruben sempat berkomunikasi dengan salah satu teman Betrand. Dari komunikasi tersebut, Ruben mendapatkan informasi awal bahwa Betrand disebut tidak terlibat dalam perkelahian yang menjadi bagian dari kabar yang beredar.

“Kalau informasi dari temannya Onyo mengatakan bahwa Onyo itu tidak terlibat dalam perkelahian atau apa pun yang disangkakan dilakukan oleh Onyo sesuai dengan pemberitaan yang ada,” kata Minola.

Berdasarkan informasi yang diterima Ruben, justru teman Betrand yang disebut terlibat dalam keributan. Sementara itu, Betrand disebut berada di ruangan lain ketika kejadian tersebut berlangsung.

“Karena kalau menurut temannya itu kepada Ruben, yang berkelahi itu adalah temannya Onyo. Kenapa mesti Onyo yang dilaporin? Ini yang perlu kami telusuri, perlu kami gali lebih dalam lagi,” ungkap Minola.

Namun, Minola menegaskan bahwa informasi tersebut belum dapat dijadikan sebagai kesimpulan mengenai perkara yang sebenarnya terjadi.

Ia mengatakan informasi tersebut baru berasal dari cerita singkat yang diterima Ruben setelah berkomunikasi dengan teman Betrand. Masih terdapat berbagai kemungkinan yang harus ditelusuri, termasuk kemungkinan Betrand berada di lokasi untuk mencoba melerai atau menengahi keributan.

“Jadi kan ini banyak kemungkinan-kemungkinan, apakah Onyo ikut melerai atau ikut menengahi, ini yang kita enggak tahu,” tuturnya.

Menunggu Penjelasan Betrand dan Polisi Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas, Minola memilih menunggu keterangan langsung dari Betrand. Pihaknya juga ingin memperoleh penjelasan resmi dari kepolisian mengenai laporan yang dimaksud.

“Alangkah baiknya saya mendengar dulu secara langsung dari Onyo dan kemudian kita juga mendengar langsung dari apa yang dilaporkan di Polda Metro Jaya oleh pihak Polda Metro Jaya,” katanya.

Minola mengingatkan bahwa laporan polisi pada tahap awal belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan seseorang telah melakukan tindak pidana. Setelah laporan diterima, masih terdapat proses penyelidikan untuk melihat fakta dan bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut sebelum kasus dapat berlanjut ke tahap penyidikan.

Karena itu, ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menjatuhkan penilaian terhadap Betrand berdasarkan informasi yang masih berkembang.

“Janganlah kita terlalu dini untuk menyimpulkan sesuatu peristiwa hukum yang masih belum jelas kepastiannya, karena ini juga berkaitan dengan asas praduga tidak bersalah,” ujar Minola.

Apabila laporan tersebut memang berkaitan dengan Betrand dan terdapat bukti yang mendukung dugaan tindak pidana, Minola mengatakan pihaknya akan menghormati dan mengikuti proses hukum yang berjalan.

Ia juga menyebut sejumlah alat bukti, seperti rekaman kamera pengawas atau CCTV, keterangan saksi, serta fakta lain di lokasi kejadian dapat membantu mengungkap peristiwa sebenarnya.

“Kalau memang ada faktanya dan bisa dibuktikan, kita ikuti saja prosesnya. Tapi yang pasti jangan terlalu dini untuk menyimpulkan sesuatu peristiwa hukum yang masih belum jelas,” katanya.

Ruben Minta Betrand Berkata Jujur Minola menyampaikan bahwa Ruben nantinya menjadi pihak yang akan meminta penjelasan langsung dari Betrand. Ruben disebut tidak ingin terburu-buru menanyakan persoalan tersebut karena informasi yang diterima masih terbatas dan dirinya juga memiliki sejumlah kegiatan lain.

Namun, ketika sudah berbicara dengan Betrand, Ruben meminta anaknya tersebut menyampaikan seluruh kejadian secara jujur dan tidak menutupi fakta apa pun.

“Ruben mengatakan Onyo harus jujur. Apa pun yang terjadi, dia harus jujur untuk menyampaikannya. Kalau memang ada, ya ada, kalau enggak ada, ya enggak ada,” ungkap Minola.

Menurut Minola, kejujuran menjadi hal penting dalam menghadapi persoalan hukum. Sebab, keterangan seseorang nantinya dapat dibandingkan dengan berbagai bukti yang tersedia.

Selain CCTV, penyidik dapat memperoleh informasi dari saksi maupun bukti lain yang dapat membantu menggambarkan kejadian secara utuh.

“Jangan membuat suatu cerita-cerita yang tidak benar, faktanya karena pasti akan ada saksi, ada CCTV, ada banyak hal yang akan mengungkap peristiwa yang sebenarnya seperti apa,” jelasnya.

Pihak Ruben Akan Hubungi Teman Betrand Selain meminta keterangan langsung dari Betrand, pihak Ruben juga berencana mencari informasi dari teman-teman Betrand yang berada bersamanya ketika peristiwa tersebut diduga terjadi.

Langkah tersebut dilakukan agar pihak keluarga memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai situasi yang berlangsung pada saat kejadian.

Minola mengatakan pihaknya tidak ingin hanya berpegang pada satu sumber informasi untuk memahami perkara tersebut.

“Kita juga perlu bicara dengan teman-temannya Onyo yang ada bersama dengan Onyo pada waktu kejadian tersebut. Karena kan katanya Onyo syuting, ya. Nah, yang ada sama Onyo pada waktu itu, apa yang terjadi yang sebenarnya. Kan ini perlu kita dudukkan masalahnya secara proporsional,” katanya.

Hingga saat ini, Minola kembali menegaskan bahwa pihaknya belum memperoleh keterangan langsung dari kepolisian mengenai laporan tersebut. Ia juga belum mendapatkan informasi yang jelas mengenai substansi laporan maupun status hukum Betrand.

“Saya belum dapat informasi dari pihak kepolisian. Saya juga belum dapat informasi secara jelas dan tegas dari pihak Ruben maupun dari pihak yang lain. Jadi saya tidak bisa pastikan apa yang terjadi itu,” ucapnya.

Mengenai kabar laporan dugaan kekerasan seksual, Minola juga mengaku belum mendapatkan informasi resmi. Berdasarkan informasi yang sampai kepadanya melalui cerita teman Betrand yang disampaikan kepada Ruben, peristiwa tersebut justru disebut berkaitan dengan keributan atau perkelahian.

“Kalau menurut teman Onyo yang Ruben ceritakan, itu keributan, ya. Perkelahian mungkin. Makanya asumsi-asumsinya apakah Onyo ikut melerai atau apa, itu yang tadi sempat disinggung oleh Ruben,” jelas Minola.

Dengan belum adanya informasi resmi dari kepolisian maupun keterangan langsung dari Betrand, pihak Ruben memilih menunggu perkembangan perkara tersebut.

Minola berharap masyarakat dan media memberikan kesempatan agar proses klarifikasi dapat berjalan dan fakta mengenai peristiwa yang sebenarnya dapat diketahui secara utuh.

“Sabarlah untuk menunggu apa peristiwa hukum yang sebenarnya terjadi,” katanya.

Aan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh