majalahsuaraforum.com-Lapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan melalui Kegiatan Kerja (Giatja) terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian sebagai bagian dari pengembangan program ketahanan pangan. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu pengolahan lahan untuk persiapan budidaya tanaman jagung menggunakan traktor.
Penggunaan traktor dilakukan untuk membantu proses pengolahan tanah agar lahan menjadi lebih siap untuk digunakan dalam kegiatan penanaman. Pengolahan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mempersiapkan kondisi tanah sebelum memasuki proses budidaya jagung.
Dengan memanfaatkan alat pertanian, proses pengolahan lahan dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga area pertanian dapat dipersiapkan dengan baik. Tanah yang telah diolah selanjutnya akan dipersiapkan untuk memasuki tahapan penanaman dan perawatan tanaman jagung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Giatja dalam mengembangkan lahan pertanian secara produktif. Pemanfaatan lahan secara optimal diharapkan dapat mendukung keberlanjutan berbagai komoditas pertanian sekaligus memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan di lingkungan Lapas.
Pengolahan lahan secara berkala juga menjadi bentuk keseriusan dalam menjaga produktivitas area pertanian. Setiap tahapan, mulai dari persiapan lahan hingga proses pemeliharaan dan pemanenan, dilakukan dengan memperhatikan kondisi lahan agar hasil budidaya dapat diperoleh secara maksimal.
Melalui kegiatan pengolahan lahan untuk tanaman jagung ini, Giatja Lapas Pasir Putih terus mendorong pemanfaatan sumber daya yang tersedia secara optimal. Langkah tersebut diharapkan dapat menghasilkan lahan pertanian yang produktif serta mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan.
Dengan pengelolaan yang konsisten dan terarah, Lapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan kerja yang produktif, bermanfaat, dan memiliki nilai keberlanjutan.(hil)











