manjalahsuaraforum.com-Lapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan melalui Kegiatan Kerja (Giatja) terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga dan mengoptimalkan lahan pertanian yang dikelola sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memasang kawat berduri di sekitar area lahan pertanian untuk mengantisipasi masuknya hewan liar.
Pemasangan kawat berduri dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap tanaman yang berada di area ladang. Kondisi geografis Nusakambangan yang dikelilingi kawasan hutan membuat keberadaan hewan liar di sekitar area pertanian menjadi salah satu hal yang perlu diantisipasi, terutama karena dapat berpotensi merusak tanaman dan hasil pertanian.
Petugas Giatja melakukan pemasangan kawat berduri pada bagian-bagian tertentu di sekitar lahan yang dinilai membutuhkan perlindungan. Pemasangan dilakukan dengan memperhatikan kondisi area agar dapat menjadi pembatas sekaligus membantu menjaga tanaman tetap aman selama proses pertumbuhan hingga masa panen.
Langkah tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan dan pengamanan lahan pertanian yang dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya berfokus pada proses penanaman dan pemanenan, pengelolaan kegiatan pertanian juga membutuhkan upaya perlindungan agar hasil yang telah diusahakan dapat tumbuh secara optimal.
Pemanfaatan lahan melalui Giatja menjadi salah satu bentuk kegiatan produktif yang terus dikembangkan di Lapas Pasir Putih. Berbagai komoditas pertanian yang dibudidayakan diharapkan dapat memberikan hasil sekaligus mendukung upaya penguatan ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan.
Dengan adanya pemasangan kawat berduri, diharapkan potensi kerusakan tanaman akibat masuknya hewan liar dapat diminimalkan. Giatja Lapas Pasir Putih akan terus melakukan pemantauan dan perawatan terhadap area pertanian agar kegiatan budidaya dapat berjalan dengan baik dan produktif.
Melalui pengelolaan lahan yang konsisten serta langkah perlindungan terhadap tanaman, Lapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kegiatan kerja dan mendukung program ketahanan pangan secara berkelanjutan.(hil)











