Foto. Ist
majalahsuaraforum.com — Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi melantik tujuh pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Selasa (8/9/2026). Prosesi pelantikan berlangsung di Graha Bakti Pemasyarakatan, Jakarta.
Pejabat yang dilantik menempati sejumlah posisi strategis, mulai dari empat Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas, Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, Direktur Pelayanan Tahanan dan Anak, hingga Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas).
Adapun pejabat yang mendapatkan amanah baru tersebut yakni Yan Rusmanto sebagai Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Timur, Masjuno sebagai Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, serta Mulyadi sebagai Direktur Pelayanan Tahanan dan Anak.
Selanjutnya, Hernowo Sugiastanto dipercaya sebagai Kakanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan, Aris Munandar sebagai Kakanwil Ditjenpas Bengkulu, dan M. Pithra Jaya Saragih sebagai Kakanwil Ditjenpas Kepulauan Riau. Sementara itu, Imam Purwanto dilantik untuk menduduki jabatan sebagai Kalapas Kelas I Palembang.
Dalam kesempatan tersebut, Mashudi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Menurutnya, pergantian dan pengisian jabatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan roda kepemimpinan di lingkungan Pemasyarakatan tetap berjalan secara baik serta seluruh tugas dapat terlaksana secara optimal.
“Ini menjadi upaya kita untuk menjaga kepemimpinan tetap berjalan dengan baik sekaligus memastikan tugas Pemasyarakatan terus dilaksanakan optimal,” ucapnya.
Mashudi kemudian menekankan bahwa hal utama yang harus segera dilakukan oleh para Pimpinan Tinggi Pratama adalah membangun komitmen serta meningkatkan kualitas jajaran yang berada di bawah tanggung jawab mereka.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di bidang Pemasyarakatan berjalan sesuai dengan ketentuan.
Ia juga meminta para pejabat yang baru dilantik untuk terus menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Upaya tersebut harus dilakukan dengan berpedoman pada 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Yang perlu dilakukan dengan cepat dan tepat adalah cara membangun integritas dari para pegawai yang ada di lapangan,” tegas Mashudi.
Tidak hanya persoalan integritas, Mashudi turut meminta para pejabat memperkuat kerja sama di lingkungan kerja masing-masing. Para pimpinan juga diharapkan mampu memberikan contoh nyata kepada jajaran melalui semangat dalam bekerja, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta kepedulian terhadap pelaksanaan tugas.
Menurutnya, sikap tersebut diperlukan agar seluruh jajaran mampu menjalankan tugas Pemasyarakatan secara optimal dan memberikan kontribusi terhadap kemajuan organisasi.
“Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam menjalankan tugas. Semoga semangat kerja dan komitmen tersebut terus menjadi kekuatan dalam mendorong kemajuan Pemasyarakatan,” harap Mashudi.
Pelantikan tujuh Pimpinan Tinggi Pratama tersebut diharapkan menjadi momentum bagi para pejabat untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keteladanan.
Dalam menjalankan jabatan, para pejabat diharapkan senantiasa menjunjung tinggi etika, mempertahankan integritas, serta menggunakan kewenangan secara bertanggung jawab. Mereka juga diingatkan agar tidak menyalahgunakan jabatan dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Hil.










