majalahsuaraforum.com-Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui berbagai kegiatan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan asah keterampilan barbershop yang dilaksanakan pada Jumat, 4 September 2026, di lingkungan Lapas Pemuda Plantungan.
Kegiatan asah keterampilan barbershop menjadi salah satu sarana bagi WBP untuk mengembangkan kemampuan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, WBP mengasah kemampuan dasar cukur rambut, penggunaan peralatan barbershop, hingga teknik memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga mendorong WBP untuk membangun sikap disiplin, teliti, kreatif, dan percaya diri dalam menjalankan suatu pekerjaan. Keterampilan yang terus diasah diharapkan dapat menjadi modal bagi WBP untuk mencari pekerjaan maupun membuka usaha barbershop secara mandiri setelah selesai menjalani masa pidana.
Kegiatan pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Pemuda Plantungan dalam mempersiapkan WBP agar memiliki bekal yang bermanfaat setelah bebas. Pembinaan tidak hanya diarahkan pada perubahan sikap dan perilaku, tetapi juga pada peningkatan keterampilan yang dapat mendukung kemandirian serta kemampuan WBP dalam memperoleh penghasilan secara positif.
Bapak Kalapas Suharno, S.H., M.H. menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian harus memberikan manfaat nyata bagi masa depan warga binaan.
“Asah keterampilan barbershop ini merupakan bagian dari upaya kami memberikan bekal keterampilan kepada warga binaan. Harapannya, setelah bebas nanti mereka memiliki kemampuan yang bisa digunakan untuk bekerja ataupun membuka usaha sendiri, sehingga dapat hidup mandiri dan kembali berkontribusi secara positif di masyarakat,” ujar Bapak Kalapas Suharno, S.H., M.H.
Menurutnya, pembinaan keterampilan perlu dilaksanakan secara konsisten agar WBP memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Keterampilan yang diperoleh selama berada di Lapas diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pembinaan, tetapi dapat terus dikembangkan dan diterapkan setelah mereka kembali ke lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Melalui kegiatan asah keterampilan barbershop, Lapas Pemuda Plantungan berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan yang produktif dan berorientasi pada masa depan. Dengan bekal keterampilan yang dimiliki, WBP diharapkan mampu membangun kepercayaan diri, memiliki peluang kerja atau usaha, serta menjadi pribadi yang mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat.(hil)










