majalahsuaraforum.com-Perjalanan panjang penuh tantangan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter CPNS Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah Angkatan 2024. Seluruh CPNS, termasuk CPNS Lapas Kelas IIA Pasir Putih, mengikuti kegiatan pembaretan yang dilaksanakan di kawasan Nusakambangan, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan diawali dengan registrasi seluruh peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyeberangan bersama menggunakan Kapal Pemasyarakatan menuju Nusakambangan. Setibanya di kawasan Nusakambangan, para peserta mengikuti pembekalan dan penguatan dari panitia yang berlangsung di Lapangan Tennis Lapas Batu. Pembekalan tersebut menjadi bekal sebelum peserta menjalani rangkaian kegiatan utama yang menguji kesiapan fisik, mental, disiplin, serta kekompakan.
Memasuki siang hari, seluruh peserta mulai melaksanakan long march yang dibagi menjadi 10 kelompok. Setiap kelompok berjalan secara bergantian dengan menempuh rute yang melewati sejumlah UPT Pemasyarakatan di Nusakambangan. Dalam perjalanan tersebut, peserta berhenti di setiap UPT yang dilewati untuk mendapatkan arahan dan penguatan dari Kepala Lapas yang menjadi tempat persinggahan.
Rute long march membawa para peserta melewati Lapas Batu, Lapas Besi, Lapas Gladakan, Lapas Narkotika, Lapas Kembang Kuning, Lapas Ngaseman, Lapas Permisan, Lapas Kumbang, hingga Lapas Pasir Putih. Setiap persinggahan menjadi bagian dari pengalaman peserta untuk mengenal lebih dekat lingkungan kerja Pemasyarakatan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antar-CPNS dari berbagai UPT.
Setelah menyelesaikan perjalanan, seluruh peserta tiba di Pantai Permisan yang lebih dikenal dengan sebutan Pantai Komando. Setelah melaksanakan ISHOMA, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pembaretan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso. Prosesi tersebut menjadi simbol kesiapan para CPNS untuk memasuki perjalanan pengabdian sebagai bagian dari jajaran Pemasyarakatan.
Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso, menekankan bahwa pembaretan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
“Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman yang membentuk karakter. Kalian akan menjadi bagian dari Pemasyarakatan, sehingga dibutuhkan kedisiplinan, kekompakan, integritas, dan ketangguhan dalam menghadapi setiap tantangan. Jangan hanya bangga mengenakan baret, tetapi tunjukkan maknanya melalui sikap dan kinerja dalam menjalankan tugas,” ujar Mardi.
Bagi CPNS Lapas Pasir Putih, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam mengenal lebih dekat lingkungan Pemasyarakatan sekaligus membangun kebersamaan dengan CPNS dari UPT lainnya. Perjalanan melewati sejumlah lapas hingga mencapai Pantai Permisan menjadi gambaran bahwa perjalanan pengabdian membutuhkan kesiapan, ketangguhan, dan kerja sama.
Kegiatan pembaretan CPNS Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah Angkatan 2024 pun menjadi penanda dimulainya langkah baru dalam perjalanan pengabdian. Dari perjalanan panjang di Nusakambangan, para CPNS diharapkan tumbuh menjadi insan Pemasyarakatan yang memiliki integritas, disiplin, loyalitas, serta siap memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat.(hil)











