majalahsuaraforum.com-Perjalanan tujuh CPNS Lapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan Angkatan 2024 memasuki babak baru. Setelah sehari sebelumnya menjalani rangkaian pembaretan yang penuh tantangan di kawasan Nusakambangan, pada Rabu (2/9/2026) ketujuhnya resmi dilantik dan diambil sumpah sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Prosesi pelantikan berlangsung di Lapangan Tennis Lapas Batu Nusakambangan.
Pelantikan tersebut diikuti oleh seluruh CPNS Angkatan 2024 di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah dan dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso. Momentum ini menjadi titik penting dalam perjalanan pengabdian para CPNS, sekaligus menandai perubahan status dari calon pegawai menjadi bagian penuh dari jajaran aparatur Pemasyarakatan.
Suasana pelantikan semakin istimewa dengan hadirnya para orang tua CPNS yang datang untuk menyaksikan secara langsung prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan. Kehadiran keluarga menjadi bentuk dukungan sekaligus kebanggaan tersendiri setelah para CPNS melewati berbagai tahapan panjang sebelum akhirnya resmi menjadi PNS.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, termasuk Kalapas Kelas IIA Pasir Putih, Andi Yudho Sutijono, yang hadir memberikan dukungan kepada tujuh CPNS Lapas Pasir Putih. Kehadiran jajaran pimpinan menjadi bagian dari dukungan organisasi terhadap generasi baru insan Pemasyarakatan yang akan melanjutkan tugas dan pengabdian.
Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso, mengingatkan bahwa pengangkatan sebagai PNS bukanlah akhir dari proses, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai aparatur negara.
“Hari ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal dari tanggung jawab yang sesungguhnya. Setelah resmi menjadi PNS, saudara-saudara harus mampu menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan memberikan pelayanan terbaik. Ingat bahwa di balik status sebagai ASN terdapat amanah dari negara dan masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan,” ujar Mardi.
Sementara itu, Kalapas Pasir Putih, Andi Yudho Sutijono, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada tujuh CPNS yang telah melewati seluruh tahapan hingga akhirnya resmi menjadi PNS. Ia berpesan agar momentum pelantikan menjadi titik awal untuk terus belajar dan menunjukkan kinerja terbaik.
“Kami tentu merasa bangga melihat tujuh CPNS Lapas Pasir Putih hari ini resmi menjadi PNS. Kemarin mereka sudah ditempa melalui rangkaian pembaretan, dan hari ini mereka menerima amanah baru. Saya berharap pengalaman tersebut menjadi bekal untuk bekerja lebih disiplin, berintegritas, dan tidak pernah berhenti belajar dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan,” ungkap Andi.
Bagi ketujuh PNS Lapas Pasir Putih, pelantikan tersebut bukan sekadar perubahan status kepegawaian. Di balik sumpah yang diucapkan, terdapat tanggung jawab untuk menjaga nama baik organisasi, memberikan pelayanan terbaik, serta menjalankan tugas dengan penuh integritas sebagai aparatur negara.
Rangkaian perjalanan dari CPNS hingga menjadi PNS juga menjadi cerita tersendiri bagi para keluarga yang hadir. Setelah menyaksikan perjuangan dan proses panjang yang dilalui, kehadiran orang tua dalam prosesi pelantikan menjadi saksi atas satu tahap penting dalam perjalanan pengabdian anak-anak mereka.
Dengan resmi dilantiknya tujuh CPNS Lapas Pasir Putih menjadi PNS, estafet pengabdian di lingkungan Pemasyarakatan kembali mendapatkan energi baru. Mereka kini tidak lagi menyandang status sebagai calon, tetapi telah resmi menjadi bagian dari aparatur negara yang siap menjalankan tugas dan memberikan kontribusi terbaik bagi Pemasyarakatan, bangsa, dan negara.(hil)











