majalahsuaraforum.com – Aparat gabungan TNI dan Polri melakukan patroli bersama di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, setelah terjadi kericuhan dalam aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR.
Patroli tersebut digelar oleh Polsek Metro Kebayoran Baru bersama Koramil Kebayoran Baru melalui kegiatan Patroli Bersama Sinergitas TNI-Polri. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gangguan keamanan di sejumlah wilayah yang dianggap rawan.
Patroli dengan skala sedang tersebut juga dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan tetap terjaga setelah aksi demonstrasi di Gedung DPR yang sebelumnya berujung kericuhan. Dalam peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma mengatakan, petugas tidak hanya melakukan pemantauan keamanan, tetapi juga memberikan imbauan kepada masyarakat secara humanis.
“Kami memberikan imbauan humanis kepada komunitas pesepeda dan masyarakat yang nongkrong agar tetap menjaga ketertiban,”ujar Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, Sabtu (29/8/2026).
Petugas juga meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menghambat lalu lintas atau mengganggu pengguna jalan lainnya.
“Serta tidak melakukan aktivitas yang memicu kemacetan maupun mengganggu pengguna jalan lain,” lanjutnya.
Libatkan 19 Personel Gabungan Dalam patroli tersebut, sebanyak 19 personel gabungan diterjunkan. Komposisinya terdiri dari 13 personel Polsek Metro Kebayoran Baru dan enam personel Koramil Kebayoran Baru.
Enam personel dari unsur Koramil berada di bawah pimpinan Serka Iwan Irawan.
Patroli dimulai sekitar pukul 21.25 WIB. Petugas kemudian menyisir sejumlah jalur, objek vital, serta kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat di wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru.
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain kawasan Kejaksaan Agung, Taman Bendera Pusaka, Jalan Melawai Raya, Jalan Adityawarman, Jalan Senopati Raya, hingga Jalan Jenderal Sudirman.
Selain melakukan patroli bergerak di sejumlah jalur utama, aparat juga menempatkan personel pada beberapa titik strategis untuk melakukan pengamanan atau strong point.
Lokasi yang menjadi titik pemantauan di antaranya Taman Literasi, Pos Security Kompleks Widya Chandra, halte di depan Mapolda Metro Jaya, serta Halte Bundaran Senayan.
Situasi Dipastikan Kondusif Berdasarkan hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, kondisi keamanan di sepanjang jalur yang dilewati patroli dinyatakan aman dan tertib.
Petugas memastikan wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru berada dalam kondisi kondusif dan tidak ditemukan gangguan keamanan selama patroli berlangsung.
Nugrahadi mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan masyarakat, terutama setelah terjadinya kericuhan dalam aksi demonstrasi.
“Langkah ini menjadi bukti nyata soliditas TNI-Polri dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat,” pungkasnya.
Hil.











