Foto. Ist
majalahsuaraforum.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memastikan pemerintahnya siap memberikan bantuan dalam bentuk apa pun yang diperlukan Nepal untuk menangani dampak banjir bandang dahsyat yang melanda negara tersebut pada Rabu (26/8/2026).
Trump menyampaikan komitmen tersebut ketika memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Putih pada Kamis (27/8/2026) waktu setempat. Ia menggambarkan bencana yang terjadi di Nepal sebagai sebuah peristiwa yang mengerikan.
Menurut laporan Firstpost, Trump mengatakan pemerintah AS telah berkomunikasi dengan Pemerintah Nepal mengenai kebutuhan bantuan setelah bencana. Washington, kata dia, siap memenuhi permintaan bantuan yang dibutuhkan oleh Nepal.
“Kami mengirimkan bantuan. Kami memberi tahu mereka apa pun yang mereka inginkan maka kami akan memberikannya,” kata Trump, mengutip Kathmandu Post, Sabtu (29/8/2026).
Selain memberikan dukungan kepada pemerintah Nepal, Amerika Serikat juga tengah melakukan pelacakan terhadap warga negaranya yang kemungkinan terdampak bencana tersebut.
Departemen Luar Negeri AS menyebut sebanyak 90 warga negara Amerika Serikat masih belum ditemukan setelah banjir bandang menerjang kawasan perbatasan Nepal-Tibet. Sejauh ini, tiga warga AS telah berhasil diselamatkan.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, belum terdapat informasi mengenai adanya warga negara AS yang meninggal dunia akibat bencana banjir tersebut.
“Saat ini kami sedang melacak 90 warga Amerika yang mungkin terdampak banjir dan yang saat ini belum ditemukan,” bunyi pernyataan Departemen Luar Negeri AS.
Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS juga telah mengirimkan penasihat tanggap bencana ke wilayah Nepal yang terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu upaya penanganan dan respons terhadap bencana yang melanda sejumlah wilayah.
Selain mengirim personel, pemerintah AS telah mengalokasikan bantuan senilai US$ 500.000 untuk mendukung penanganan bencana banjir di Nepal.
Di sisi lain, jumlah korban jiwa akibat banjir bandang tersebut terus bertambah. Berdasarkan data Kepolisian Nepal pada Jumat (28/8/2026) pagi, sebanyak 469 orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Pihak berwenang Nepal masih melakukan proses pendataan di sejumlah wilayah. Pemerintah setempat juga tengah mencocokkan berbagai laporan mengenai jumlah korban meninggal dunia dan orang yang masih hilang dari sejumlah distrik untuk mendapatkan angka terbaru dan memastikan kondisi para korban.
Red.












