majalahsuaraforum.com – Pedangdut sekaligus pengusaha Inul Daratista mengungkapkan keresahannya terhadap kondisi perekonomian yang dinilainya turut memengaruhi daya beli masyarakat. Situasi tersebut juga berdampak pada sejumlah bisnis yang dijalankannya.
Inul mengaku kondisi ekonomi saat ini membuat dirinya harus semakin cermat dalam mengatur keuangan usaha. Di tengah berbagai kewajiban yang harus dipenuhi, ia justru menyoroti kehidupan sebagian kalangan elite yang menurutnya tetap dapat menikmati kehidupan mewah.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @inul.d, Inul menyampaikan sindiran mengenai praktik ilegal yang menurutnya menjadi salah satu cara sebagian orang memperoleh kehidupan yang serba berkecukupan.
“Sudahlah, paling enak korupsi, money laundry, dan paling asik kalau dekat dengan kaum elite. Hidup enak banget itu, beda sama kita rakyat jelata dan susah. Ternyata pemenangnya tetap kaum elite,” tulis Inul dikutip dari akun Instagram pribadinya, @inul.d, Minggu (9/8/2026).
Sebagai seorang pelaku usaha, Inul mengatakan dirinya harus mempertimbangkan berbagai kebutuhan sebelum menggunakan keuntungan bisnis. Ia juga mengungkapkan bahwa menjalankan usaha ternyata memiliki banyak tanggung jawab yang harus diperhitungkan secara matang.
Menurutnya, keuntungan yang diperoleh dari bisnis tidak serta-merta dapat digunakan untuk kepentingan pribadi. Dana tersebut harus disiapkan untuk menghadapi kebutuhan usaha yang akan muncul pada waktu berikutnya.
“Baru nyadar ketika jadi pemilik usaha ternyata begitu banyak kisahnya. Dapat kepercayaan bank buat meluaskan usaha, usaha jalan ada untung tetapi hampir tidak pernah menyentuhnya, bahkan mengambilnya pun kadang maju mundur. Takut bulan depan dan bulan berikutnya masih perlu, aneh memang,” lanjutnya.
Inul menjelaskan bahwa kondisi ekonomi yang berlangsung saat ini membuatnya harus semakin berhati-hati dalam mengambil keputusan finansial. Ia perlu memastikan ketersediaan dana agar seluruh kegiatan operasional bisnis dapat terus berjalan.
Selain kebutuhan operasional, sejumlah kewajiban seperti pembayaran pajak, gaji karyawan, hingga cicilan modal usaha juga menjadi hal yang harus diperhitungkan.
Pelantun lagu “Goyang Inul” dan “Buaya Buntung” itu menegaskan bahwa besarnya saldo di rekening belum tentu membuat seorang pengusaha merasa bebas menggunakan uang tersebut. Sebab, masih terdapat berbagai kewajiban yang harus dipenuhi secara rutin.
“Ada saldo gede pun masih mikir untuk bayar pajak, bayar ini itu lalu juga gaji karyawan jangan sampai diutang, belum lagi cicilan modal usaha yang harus rutin. Dana standby jangan sampai kurang takut diintip kartu merah Bank Indonesia,” pungkas Inul.
Aan.











