Home / Hiburan / Fan Enhypen Diduga Akhiri Hidup Saat Live TikTok, Polisi Seoul Selidiki Kasusnya

Fan Enhypen Diduga Akhiri Hidup Saat Live TikTok, Polisi Seoul Selidiki Kasusnya

majalahsuaraforum.com – Seorang warga negara Jepang yang dikenal sebagai penggemar sekaligus pengelola akun fansite boygroup asal Korea Selatan, Enhypen, Mina Chan, dilaporkan meninggal dunia saat melakukan siaran langsung di TikTok.

Kematian Mina Chan diduga terjadi ketika dirinya sedang melakukan live streaming. Peristiwa tersebut kini tengah diselidiki Kepolisian Yongsan, Seoul, untuk mengetahui secara pasti penyebab dan kronologi kejadian.

Berdasarkan laporan Yonhap News yang dikutip Jumat (7/8/2026), polisi menerima laporan sekitar pukul 05.33 waktu setempat pada 5 Agustus 2026. Laporan tersebut disampaikan oleh seorang teman korban yang menghubungi pihak berwenang.

“Teman tersebut melaporkan bahwa korban diduga mencoba bunuh diri ketika sedang melakukan siaran langsung,” tulis Yonhap News.

Peristiwa tersebut dilaporkan berlangsung di sebuah apartemen tipe officetel yang ditempati korban di kawasan Hangangno-dong, Seoul. Ketika kejadian berlangsung, Mina sedang melakukan siaran langsung melalui TikTok.

Siaran tersebut disebut sempat merekam kejadian sebelum akhirnya berhenti. Sejumlah penonton yang menyaksikan live tersebut juga dilaporkan berusaha meminta bantuan dengan menyampaikan informasi darurat melalui media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, serta sejumlah platform lainnya.

Memiliki Puluhan Ribu Pengikut Mina Chan diketahui merupakan warga negara Jepang yang tinggal di Distrik Yongsan, Seoul. Ia dikenal di kalangan penggemar Enhypen dan memiliki lebih dari 80.000 pengikut di TikTok.

Salah satu konten Mina yang memperoleh perhatian besar menampilkan anggota Enhypen, Ni-Ki. Video tersebut tercatat telah ditonton lebih dari 1,5 juta kali.

Sampai saat ini, Kepolisian Yongsan masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab dan rangkaian kejadian yang menyebabkan kematian Mina.

Namun, muncul dugaan bahwa korban sebelumnya mengalami tekanan akibat perundungan di dunia maya. Dugaan tersebut mencuat setelah pernyataan Ni-Ki dalam sebuah siaran langsung TikTok menjadi perbincangan di kalangan penggemar.

Pernyataan Ni-Ki Jadi Sorotan Dikutip dari Times of India, Ni-Ki melalui siaran langsung TikTok pada 31 Juli 2026 mengungkapkan kekecewaannya terhadap perilaku sejumlah penggemar yang menurutnya telah berlebihan.

Ia menyinggung sikap sebagian penggemar yang dinilai berusaha menarik perhatian dan menjadi pusat perhatian ketika menghadiri sebuah acara jumpa penggemar.

“Acara live adalah tempat di mana semua orang bisa merasa senang. Sangat disayangkan ada seseorang yang berusaha menjadi pusat perhatian dan ingin menonjolkan diri. Agak mengecewakan melihat ada orang yang hanya ingin mencari perhatian untuk dirinya sendiri. Saat melihat hal seperti itu, suasana jadi tidak menyenangkan,” ucap Ni-Ki.

Meski dalam pernyataannya Ni-Ki tidak menyebut nama tertentu, sebagian penggemar kemudian menduga pernyataan tersebut ditujukan kepada Mina Chan.

Dugaan tersebut muncul karena sebelumnya Mina sempat membagikan sejumlah foto dari acara fan sign Enhypen di Amerika Serikat. Dalam foto-foto tersebut, Mina terlihat bersama Ni-Ki dan anggota Enhypen lainnya, Sunoo.

Mina Sempat Minta Maaf Setelah pernyataan Ni-Ki menjadi pembahasan di kalangan penggemar, Mina sempat menuliskan kata “Close” melalui akun X miliknya.

Tidak lama kemudian, ia juga mengunggah permintaan maaf yang cukup panjang. Namun, permintaan maaf tersebut dilaporkan tidak mendapat respons positif dari sebagian penggemar.

Mina kemudian terus menerima hujatan di dunia maya. Kondisi tersebut disebut membuat tekanan terhadap dirinya semakin berat hingga diduga berdampak pada kondisi mentalnya.

Meski demikian, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan hubungan antara dugaan perundungan daring, rangkaian peristiwa yang terjadi sebelumnya, dan kematian Mina Chan.

Pihak berwenang juga masih mendalami berbagai informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut sebelum menyimpulkan penyebab kematian korban.

Catatan penting: Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan psikologis, rasa putus asa, atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera mencari bantuan dari tenaga profesional, psikolog, rumah sakit, puskesmas, atau layanan kesehatan terdekat. Jangan menghadapi kondisi tersebut sendirian.

Aan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh