Foto. Ist
majalahsuaraforum.com – Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) secara resmi menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih kepala baru Timnas Italia. Dalam waktu yang sama, Claudio Ranieri dipercaya mengisi jabatan direktur teknis Club Italia menggantikan Paolo Maldini yang mengundurkan diri.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Presiden FIGC, Giovanni Malagò. Keputusan itu sekaligus mengakhiri ketidakpastian yang sempat mewarnai federasi sepak bola Italia selama lebih dari dua pekan.
Mancini kembali memimpin Gli Azzurri setelah meninggalkan posisinya pada 2023. Sebelumnya, ia menangani Timnas Italia sejak 2018 dan sukses mempersembahkan gelar juara EURO 2020. Meski demikian, masa kepemimpinannya juga diwarnai kegagalan membawa Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 sebelum menerima tawaran melatih Tim Nasional Arab Saudi.
Penunjukan Mancini dilakukan sehari setelah Paolo Maldini dan Leonardo Araújo mengundurkan diri dari jabatan direktur teknis dan penasihat khusus FIGC.
Sebelum mengundurkan diri, keduanya sempat mempresentasikan proyek pembaruan sepak bola Italia. Dalam rencana tersebut, mereka lebih dahulu mencoba mendekati Pep Guardiola untuk menjadi pelatih Timnas Italia.
Setelah Guardiola menolak tawaran tersebut, nama Andrea Pirlo diajukan sebagai kandidat. Namun, rencana itu akhirnya dibatalkan karena keterlibatan Pirlo sebagai duta merek perusahaan taruhan asal Rusia, Fonbet, yang memunculkan polemik.
Menjelaskan keputusan tersebut, Giovanni Malagò mengatakan pembatalan penunjukan Pirlo merupakan keputusan yang diambilnya secara langsung setelah mengetahui kerja sama sang mantan gelandang dengan perusahaan tersebut.
“Kami memang sempat mencapai kesepakatan dengan Andrea Pirlo. Namun, setelah mengetahui adanya kerja sama tersebut, saya memutuskan tidak lagi menyetujui pencalonannya,” ujar Malagò.
Ia juga membantah adanya perselisihan serius dengan Maldini maupun Leonardo setelah perubahan keputusan tersebut.
“Tidak ada kemarahan atau pertengkaran. Yang ada hanyalah rasa kecewa. Kami berpisah secara tenang dan berdasarkan kesepakatan bersama,” katanya.
Selain mengangkat Mancini sebagai pelatih, FIGC juga menunjuk Claudio Ranieri sebagai direktur teknis Club Italia. Menurut Malagò, posisi tersebut memiliki peran penting dalam menentukan arah pengembangan sepak bola nasional sehingga dibutuhkan sosok yang memiliki pandangan sejalan dengan federasi.
“Saya membutuhkan seseorang yang memiliki visi yang sama dengan saya mengenai pelatih Timnas Italia. Visi itu saya temukan pada Claudio Ranieri,” ujar Malagò.
Ranieri, yang terakhir menangani AS Roma sebelum memutuskan pensiun dari dunia kepelatihan, dijadwalkan akan diperkenalkan secara resmi bersama Mancini dalam konferensi pers FIGC.
Kembalinya Mancini diharapkan menjadi awal kebangkitan Timnas Italia setelah mengalami sejumlah perubahan kepemimpinan dalam beberapa tahun terakhir. Federasi berharap sang pelatih mampu mempersiapkan tim menghadapi berbagai agenda internasasional, termasuk UEFA Nations League, sekaligus membangun kembali fondasi skuad Azzurri setelah serangkaian dinamika yang terjadi di tubuh federasi.
Jay.











