Home / Kabar Berita / Indonesia dan India Perkuat Kemitraan Pertahanan, Kontrak Rudal BrahMos Resmi Ditandatangani

Indonesia dan India Perkuat Kemitraan Pertahanan, Kontrak Rudal BrahMos Resmi Ditandatangani

majalahsuaraforum.com – Pemerintah Indonesia dan India sepakat mempererat kerja sama strategis di bidang pertahanan melalui penandatanganan sejumlah dokumen penting, termasuk kontrak pengadaan sistem rudal BrahMos. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Selain sektor pertahanan, kedua negara juga menghasilkan 16 kesepakatan kerja sama yang dituangkan dalam berbagai perjanjian dan nota kesepahaman di sejumlah bidang strategis.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan India memiliki komitmen untuk meningkatkan kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan serta menghadapi berbagai ancaman bersama, seperti terorisme dan kejahatan lintas negara.

“Kedua negara juga sepakat meningkatkan kerja sama keamanan melalui Indonesia–India Security Dialogue ketiga,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, perkembangan situasi keamanan global mendorong kedua negara untuk memperluas kerja sama, tidak hanya dalam pertahanan konvensional, tetapi juga pada pengembangan teknologi pertahanan modern, penanggulangan kejahatan lintas negara, serta penguatan infrastruktur digital.

Dalam sektor pertahanan dan keamanan, terdapat tiga dokumen utama yang disepakati oleh kedua negara, yaitu:

– Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Keselamatan dan Keamanan Maritim.

– Penandatanganan kontrak sistem pertahanan rudal BrahMos antara BrahMos Aerospace dan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

– Perjanjian kerja sama rudal udara ke udara antara Bharat Dynamics Limited dan Republikorp.

Penandatanganan kontrak sistem rudal BrahMos menjadi tindak lanjut dari pembahasan yang telah berlangsung sejak tahun 2025. Pada saat itu, Indonesia dikabarkan telah mencapai kesepahaman untuk mengakuisisi rudal jelajah supersonik BrahMos yang dikembangkan melalui kolaborasi antara India dan Rusia.

Berdasarkan laporan Reuters pada Januari 2025, sistem yang dibahas merupakan rudal jarak menengah berbasis pantai yang dirancang untuk memperkuat kemampuan pertahanan Indonesia. Nilai kontraknya saat itu diperkirakan mencapai sekitar 3.800 crore atau setara sekitar Rp7,2 triliun.

Kesepakatan tersebut menandai semakin eratnya hubungan strategis Indonesia dan India, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan. Di tengah meningkatnya dinamika geopolitik di kawasan Indo-Pasifik, kedua negara berupaya memperkuat kerja sama sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas dan keamanan kawasan sekaligus memperluas kemitraan strategis di masa mendatang.

Red.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh