majalahsuaraforum.com-Lapas Pasir Putih melaksanakan kegiatan Kick Off Skrining Tuberkulosis (TB) dengan Rontgen Dada dan Cek Kesehatan Gratis pada tanggal 1–2 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dalam memperkuat upaya deteksi dini Tuberkulosis serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan skrining diikuti oleh seluruh pegawai Lapas Pasir Putih serta seluruh warga binaan Lapas Pasir Putih. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara komprehensif, meliputi skrining gejala Tuberkulosis, pemeriksaan kesehatan umum, pengukuran tanda-tanda vital, hingga pemeriksaan rontgen dada (chest X-ray) sebagai metode deteksi dini penyakit TB.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara tertib dengan pengaturan alur pemeriksaan yang telah disiapkan oleh petugas. Tim tenaga kesehatan memberikan pelayanan secara profesional guna memastikan seluruh peserta memperoleh pemeriksaan yang optimal sebagai langkah pencegahan dan pengendalian penyakit menular, khususnya Tuberkulosis.
Kepala Lapas Pasir Putih Nusakambangan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Lapas Pasir Putih dalam mendukung program nasional eliminasi Tuberkulosis sekaligus memastikan terpenuhinya hak atas pelayanan kesehatan bagi seluruh warga binaan maupun pegawai.
“Kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pemasyarakatan. Melalui kegiatan Kick Off Skrining TB ini, kami berkomitmen untuk melakukan deteksi dini sehingga potensi penyebaran Tuberkulosis dapat dicegah sejak awal. Kami juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang menyeluruh di lingkungan pemasyarakatan,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program nasional dalam mempercepat eliminasi Tuberkulosis di Indonesia melalui pendekatan skrining aktif pada kelompok berisiko, termasuk di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Selain pemeriksaan rontgen dada, peserta juga memperoleh layanan cek kesehatan gratis sebagai bentuk deteksi dini terhadap berbagai kondisi kesehatan lainnya.
Melalui kolaborasi lintas kementerian ini, diharapkan tercipta lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat, aman, dan produktif. Lapas Pasir Putih Nusakambangan terus berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk bagi warga binaan, melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas, berkelanjutan, dan berorientasi pada prinsip pemasyarakatan yang humanis.(hil)











