Home / Politik / Willy Aditya: Partai Politik Harus Hadir di Tengah Masyarakat, Bukan Hanya Saat Pemilu

Willy Aditya: Partai Politik Harus Hadir di Tengah Masyarakat, Bukan Hanya Saat Pemilu

majalahsuaraforum.com – Ketua DPP Partai NasDem yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menegaskan bahwa partai politik harus hadir secara konsisten di tengah masyarakat dan tidak hanya aktif menjelang pemilihan umum atau saat berlangsungnya kontestasi politik.

Pernyataan tersebut disampaikan Willy saat memberikan arahan kepada ratusan kader NasDem Banten dalam kegiatan Laga Perubahan 2.0 bertajuk NasDem Naik Kelas pada Pelatihan Kader Penggerak untuk Pengembangan Partai yang digelar di Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan.

Menurut Willy, keberadaan partai politik memiliki fungsi strategis sebagai penghubung antara aspirasi masyarakat dengan proses penyusunan kebijakan publik. Karena itu, partai harus menjalankan peran tersebut secara berkelanjutan, bukan hanya ketika membutuhkan dukungan suara.

“Kehadiran partai itu wajib hukumnya untuk kemudian menjadi jembatan-jembatan dari aspirasi publik kepada kebijakan-kebijakan publik. Itu yang kemudian NasDem ingin luruskan, itu yang NasDem ingin bangun,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa melalui fase kedua program Laga Perubahan, Partai NasDem ingin membangun budaya organisasi yang selalu hadir dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Itu yang kemudian di level kedua ini kita katakan, partai tidak hanya hadir di saat Pemilu semata-mata, partai tidak hanya hadir di saat kontestasi semata-mata, tapi bagaimana kehadiran partai itu day to day.”

Willy menilai kehadiran partai secara berkesinambungan juga dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi praktik politik uang yang selama ini masih menjadi tantangan dalam demokrasi Indonesia. Menurutnya, politik uang berkembang ketika hubungan antara masyarakat dan wakil politik tidak terbangun secara kuat.

“Ketika kita hadir hari ini, maka kemudian politik uang kemudian menjadi tidak satu-satunya. Kenapa politik uang kita menjadi tinggi, itu menjadi besar? Karena representasinya patah. Itu yang kemudian kami lakukan secara sadar, hadir sedari awal, berjuang sedari awal, bergerak sedari awal. Itu yang kami lakukan di semua sektor,” tutup Willy.

Melalui pendekatan tersebut, Willy berharap partai politik dapat memperkuat kepercayaan publik dengan terus mendampingi masyarakat, menyerap aspirasi, serta mengawal lahirnya kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan warga, bukan hanya hadir pada momentum pemilu.

Dw.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh