Home / TNI/Polri / Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Gabungan untuk Kawal Aksi Unjuk Rasa di Sejumlah Titik Jakarta

Polda Metro Jaya Siagakan 4.131 Personel Gabungan untuk Kawal Aksi Unjuk Rasa di Sejumlah Titik Jakarta

majalahsuaraforum.com – Polda Metro Jaya menyiapkan ribuan personel gabungan guna mengamankan dan melayani kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat yang dijadwalkan berlangsung di sejumlah wilayah DKI Jakarta pada Kamis (18/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan tetap kondusif bagi seluruh masyarakat.

Sejumlah titik yang menjadi fokus pengamanan meliputi kawasan Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, hingga Gedung Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Aparat kepolisian bersama unsur pendukung lainnya akan disebar di lokasi-lokasi tersebut guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan kekuatan personel dalam jumlah besar untuk mendukung kelancaran kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.

“Polda Metro Jaya menyiapkan 4.131 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan kegiatan penyampaian pendapat masyarakat. Kehadiran personel di lapangan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” kata Kombes Budi dalam siaran persnya, Kamis (18/6/26).

Jumlah personel yang diterjunkan terdiri dari 2.359 anggota Polda Metro Jaya, 372 personel dari jajaran Polres, serta 1.400 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO). Adapun personel BKO tersebut berasal dari berbagai unsur, yakni 200 personel TNI, 900 personel Korps Brigade Mobil (Korbrimob), dan 300 personel Korps Sabhara (Korsabhara).

Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, sejumlah kelompok masyarakat dan organisasi kemahasiswaan dijadwalkan menggelar aksi di beberapa lokasi berbeda. Massa diperkirakan akan berkumpul di kawasan Monas, sementara kelompok lainnya direncanakan menyampaikan aspirasi di area Bundaran HI/Dukuh Atas serta di depan Gedung Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Dalam pelaksanaan pengamanan, Polda Metro Jaya menerapkan pola tindakan yang mengedepankan upaya preemtif dan preventif. Selain itu, aparat juga akan melakukan penegakan hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun keselamatan masyarakat.

Selain menjaga keamanan jalannya aksi, personel gabungan juga disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, pengamanan objek vital, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi unjuk rasa.

Kombes Budi menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas telah mendapatkan arahan agar menjalankan tugas secara profesional dengan mengutamakan pendekatan yang persuasif dan humanis.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Seluruh personel telah diingatkan untuk bertindak sesuai prosedur, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan keselamatan masyarakat, peserta aksi, dan petugas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengaturan arus lalu lintas akan diberlakukan secara situasional sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Kebijakan tersebut dilakukan untuk meminimalkan dampak kemacetan dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama berlangsungnya aksi.

Karena itu, masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak di sekitar lokasi kegiatan diimbau untuk memilih jalur alternatif guna menghindari kepadatan kendaraan yang mungkin terjadi akibat konsentrasi massa dan pengamanan yang dilakukan petugas.

Polda Metro Jaya juga mengajak seluruh peserta aksi untuk menggunakan hak menyampaikan pendapat secara tertib dan damai, serta tetap menghormati hak-hak pengguna jalan dan masyarakat lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepada peserta aksi, silakan menyampaikan pendapat secara tertib, damai, tidak melakukan tindakan anarkis, tidak merusak fasilitas umum, dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya,” imbuhnya.

Sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Polda Metro Jaya turut mengimbau warga untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas melalui kantor kepolisian terdekat maupun layanan Call Center 110 yang tersedia selama 24 jam. Dengan sinergi antara aparat, peserta aksi, dan masyarakat, diharapkan seluruh kegiatan dapat berlangsung aman dan kondusif tanpa mengganggu aktivitas publik di Ibu Kota.

Hil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh