Home / Ekonomi / Dasco Prediksi Rupiah Menguat, Masyarakat Diimbau Pertimbangkan Lepas Dolar AS

Dasco Prediksi Rupiah Menguat, Masyarakat Diimbau Pertimbangkan Lepas Dolar AS

majalahsuaraforum.com – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengimbau masyarakat yang masih menyimpan dolar Amerika Serikat (AS) untuk mempertimbangkan menjualnya. Menurutnya, nilai tukar rupiah berpotensi terus menguat dalam waktu dekat sehingga menyimpan dolar AS dikhawatirkan justru menimbulkan kerugian apabila kurs dolar melemah terhadap rupiah.

Pernyataan tersebut disampaikan Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Ia menilai masyarakat yang menyimpan dolar dengan harapan memperoleh keuntungan dari kenaikan nilai tukar perlu memperhatikan perkembangan pasar saat ini.

“Ya mungkin bagi teman-teman sekalian yang saat ini menyimpan dolar AS, karena ingin berharap ada kelebihan. Saya kira, sebaiknya dolarnya dilepas. Karena kalau kemudian sudah minggu depan, rupiah bakal menguat. Kan kasihan kalau simpan-simpan dolar. Itu imbauan saya,” ujar Dasco.

Berdasarkan data pasar yang dikutip dalam pemberitaan, pada Kamis pagi (11/6/2026) rupiah bergerak di kisaran Rp17.959–Rp17.961 per dolar AS. Posisi tersebut menunjukkan pergerakan yang relatif stabil meskipun masih berada di level yang cukup tinggi terhadap mata uang AS.

Kepercayaan Pasar Dinilai Mulai Pulih Dasco menilai penguatan rupiah dan membaiknya pasar keuangan tidak terlepas dari meningkatnya kepercayaan publik dan pelaku pasar terhadap pemerintah. Menurutnya, optimisme tersebut turut berpengaruh terhadap pergerakan pasar saham maupun nilai tukar rupiah.

“Saya pikir kan kepercayaan terhadap pemerintah juga semakin kuat, sehingga itu juga berpengaruh terhadap pasar dan juga terhadap penguatan nilai tukar rupiah. Nah, saya pikir kerja-kerja pemerintah akan terus dilakukan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah terus menjalankan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan memperkuat fundamental pasar keuangan.

Klaim Adanya Strategi Khusus Pemerintah Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu juga mengaku memperoleh informasi mengenai sejumlah langkah strategis yang tengah disiapkan pemerintah. Menurutnya, kebijakan tersebut diyakini akan membantu memperkuat posisi rupiah dalam beberapa waktu ke depan.

“Saya juga mendapatkan informasi dari pihak pemerintah bahwa dalam minggu ini dan ke depan ada strategi-strategi khusus yang akan dilakukan oleh pemerintah, yang kalau saya sudah dengar akan, dan saya yakini akan membuat nilai tukar atau rupiah menguat,” jelasnya.

Namun, Dasco tidak merinci bentuk strategi yang dimaksud maupun kebijakan spesifik yang akan diterapkan pemerintah.

Pergerakan Mata Uang Global Pada perdagangan yang sama, dolar AS juga tercatat melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Nilai dolar turun terhadap dolar Australia, euro, dan dolar Singapura. Sementara terhadap yuan China, mata uang AS masih menunjukkan penguatan tipis.

Kondisi tersebut mencerminkan bahwa pergerakan nilai tukar tidak hanya dipengaruhi faktor domestik, tetapi juga perkembangan ekonomi global, kebijakan suku bunga, arus modal internasional, serta sentimen pasar terhadap prospek ekonomi berbagai negara.

Catatan Penting bagi Investor dan Masyarakat Meski terdapat optimisme mengenai penguatan rupiah, pergerakan nilai tukar pada dasarnya dipengaruhi banyak faktor dan sulit diprediksi secara pasti. Oleh karena itu, keputusan untuk membeli maupun menjual valuta asing tetap perlu mempertimbangkan tujuan investasi, kebutuhan transaksi, serta toleransi risiko masing-masing individu.

Pernyataan Dasco mencerminkan keyakinannya terhadap langkah-langkah yang sedang disiapkan pemerintah dan prospek penguatan rupiah dalam waktu dekat. Namun, arah pergerakan kurs pada akhirnya akan ditentukan oleh respons pasar terhadap kebijakan tersebut dan kondisi ekonomi global yang terus berubah.

Lan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh