Home / TNI/Polri / Menhan Sebut Dinamika Konflik Global Ubah Arah Strategi Perdamaian Internasional

Menhan Sebut Dinamika Konflik Global Ubah Arah Strategi Perdamaian Internasional

majalahsuaraforum.com — Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menilai meningkatnya ketegangan geopolitik dunia, termasuk konflik antara Amerika Serikat dan Iran, mulai memengaruhi arah strategi keamanan internasional. Menurutnya, situasi global saat ini menunjukkan bahwa pendekatan Board of Peace (BoP) atau strategi perdamaian kolektif cenderung mulai ditinggalkan oleh sejumlah negara besar.

Pernyataan tersebut disampaikan Sjafrie saat menjelaskan perkembangan kondisi geopolitik dunia dan kesiapan Indonesia dalam menghadapi dinamika keamanan internasional yang terus berubah.

Ia menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah melakukan berbagai langkah antisipasi melalui penguatan kesiapan pasukan serta penyesuaian strategi pertahanan nasional. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah penyiapan brigade komposit oleh Panglima TNI guna menghadapi perkembangan geostrategi dan geopolitik global.

Menurut Sjafrie, sampai saat ini Indonesia masih menunggu perkembangan lebih lanjut terkait inisiatif yang disampaikan Presiden Amerika Serikat mengenai implementasi strategi keamanan internasional tersebut. Karena belum ada arahan resmi yang bersifat implementatif, maka pasukan Indonesia yang tergabung dalam ISF masih berada dalam status siaga.

“Panglima TNI sudah menyiapkan brigade komposit untuk geostrategi dan geopolitik dan inisiatif Presiden AS belum mendapatkan suatu arahan implementasi, maka sampai saat ini ISF kita masih standby. Tapi di dalam negeri Panglima sudah melakukan kegiatan-kegiatan,” ujarnya.

Menhan menjelaskan bahwa kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional di tengah meningkatnya tensi global. Indonesia, kata dia, perlu terus memperkuat kemampuan pertahanan sekaligus mencermati setiap perubahan konstelasi politik dunia yang berpotensi berdampak pada kawasan regional.

Selain memperkuat kesiapan militer, pemerintah juga disebut terus melakukan pengamatan terhadap berbagai perkembangan internasional, termasuk hubungan antara negara-negara besar yang saat ini semakin dinamis dan penuh ketidakpastian.

Situasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran sendiri menjadi perhatian banyak negara karena dikhawatirkan dapat memicu ketegangan lebih luas di kawasan Timur Tengah serta memengaruhi stabilitas ekonomi dan keamanan global.

Dalam konteks tersebut, Indonesia berupaya mempertahankan posisi strategisnya dengan tetap mengedepankan prinsip politik luar negeri bebas aktif, sembari memastikan kesiapan pertahanan nasional tetap terjaga menghadapi segala kemungkinan perkembangan situasi internasional.

Hil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selamat Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Aceh