majalahsuaraforum.com — Sejumlah massa menggelar aksi demonstrasi di depan kompleks DPR/MPR RI, Jakarta, pada Kamis (16/4/2026). Dalam aksi tersebut, para peserta menyuarakan tuntutan agar Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menunjukkan ijazahnya kepada publik di tengah kembali mencuatnya polemik mengenai hal tersebut.
Aksi unjuk rasa itu dipimpin oleh Roy Suryo, yang turut menyampaikan orasi secara langsung di hadapan para peserta. Dengan menggunakan pengeras suara dari atas mobil komando, Roy Suryo menyampaikan tuntutan agar persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat dijawab secara terbuka.
Massa aksi memulai pergerakan dengan berjalan kaki dari kawasan Flyover Gerbang Pemuda menuju kompleks parlemen. Sepanjang perjalanan, para peserta memenuhi sebagian ruas jalan dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi.
Meskipun tuntutan yang disampaikan tergolong keras, jalannya aksi tetap berlangsung tertib dan kondusif. Aparat keamanan terlihat melakukan pengamanan sekaligus mengatur arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat di sekitar kawasan tetap berjalan lancar.
Dalam orasinya, Roy Suryo menegaskan pentingnya sikap transparan kepada masyarakat. Ia menilai polemik yang kembali berkembang harus diselesaikan secara terbuka agar tidak memunculkan spekulasi yang berkepanjangan di tengah publik.
Isu mengenai ijazah Presiden ke-7 RI kembali menjadi sorotan utama dalam aksi tersebut. Roy Suryo menyampaikan orasi dari atas mobil komando yang menjadi pusat kegiatan demonstrasi, sementara massa terus menyuarakan tuntutan mereka.
Di lokasi aksi, peserta demonstrasi juga membentangkan sejumlah spanduk dan poster yang berisi berbagai tuntutan terkait polemik ijazah Presiden. Beragam tulisan dan pesan yang dibawa massa menjadi simbol aspirasi yang ingin mereka sampaikan kepada pihak terkait.
Terlihat pula satu unit mobil komando berada di tengah rombongan aksi, yang digunakan sebagai pusat koordinasi dan tempat penyampaian orasi selama demonstrasi berlangsung.
Aksi ini menjadi salah satu bentuk penyampaian aspirasi masyarakat di ruang publik, sekaligus mencerminkan dinamika isu yang tengah berkembang di tengah masyarakat terkait figur pejabat publik dan tuntutan akan transparansi.
Dw











