majalahsuaraforum.com – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa Timnas Indonesia meski harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (30/3/2026).
Gol semata wayang Bulgaria dicetak melalui titik penalti oleh Marin Petkov pada menit ke-38. Penalti diberikan setelah pelanggaran yang dilakukan Kevin Diks di area terlarang. Kendati kalah, Erick menilai permainan skuad Garuda menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan.
“Permainannya juga tadi saya rasa cukup berkelas ya. Karena memang kita melawan tim yang tidak kaleng-kaleng,” ujar Erick kepada awak media.
Transformasi di Tangan John Herdman Erick secara khusus menyoroti dampak positif kehadiran pelatih baru, John Herdman. Dalam dua laga awalnya, Herdman mencatatkan satu kemenangan besar 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis serta satu kekalahan tipis dari Bulgaria.
Menurut Erick, perubahan gaya bermain dan kualitas tim mulai terlihat jelas sejak ditangani pelatih asal Inggris tersebut.
“Coach John Herdman sudah berhasil sampai hari ini mentransformasi, dan kelihatan permainannya kita cukup baik,” ungkapnya.
Ajang Uji Kualitas Tim Erick juga menilai bahwa menghadapi tim kuat seperti Bulgaria menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan level permainan Timnas Indonesia. Ia menyebut laga internasional seperti ini penting untuk menguji kesiapan tim di level global.
Selain itu, Erick mengapresiasi keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah FIFA Series 2026. Ia berharap kesuksesan penyelenggaraan ini dapat membuka peluang bagi Indonesia untuk kembali dipercaya menggelar turnamen internasional di masa depan.
“Mudah-mudahan kita diberi kesempatan lagi oleh FIFA untuk menyelenggarakan event lainnya,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihak tamu, termasuk perwakilan dari Bulgaria, memberikan respons positif terhadap penyelenggaraan turnamen di Indonesia.
Dengan perkembangan yang ditunjukkan saat ini, Erick optimistis kualitas Timnas Indonesia akan terus meningkat dan mampu bersaing lebih kompetitif di kancah internasional.
Jay.











